KOTA CIREBON, (FC).- Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Cirebon, Didi Sunardi menyoroti sikap yang ditunjukkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon, Andrie Sulistio beberapa waktu lalu. Sikap yang penuh dengan emosional dan arogansi bahkan terkesan menyinggung personal seorang perempuan diluapkan Andrie dalam kegiatan Display Marching Band Listya Dwijaswara di Sekolah Santa Maria. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pj Walikota Cirebon, instansi terkait dan lainnya.
“ Kami sangat menyayangkan hal itu dilakukan oleh seorang pejabat publik. Mestinya beliau (Ketua Dewan) harus menyadari kalimat dalam kata-kata sambutan. Dan harus bersikap hati-hati dalam mengeluarkan statement apalagi itu di hadapan PJ walikota dan unsur Muspida lainnya,” kata Didi Sunardi, Selasa (8/10).
Menurutnya, hal ini harus menjadi pembelajaran tidak hanya oleh yang bersangkutan melainkan untuk semua pejabat publik khususnya di Kota Cirebon agar berhati-hati dalam memberikan statement, pandangan, maupun gagasan terlebih menyangkut instansi lain.
“ Ini tentunya menjadi pembelajaran untuk semua pejabat publik yang ada di Kota Cirebon untuk bisa hati-hati dalam memberikan statement dalam memberikan pandangan dan sebagainya,” ujarnya.
Dikatakannya, pejabat publik hendaknya menjadi contoh, terlebih Andrie Sulistio adalah seorang Ketua DPRD Kota Cirebon yang berhubungan langsung dengan aspirasi rakyat dan mengemban amanah rakyat.
“ Sebagai pejabat publik mestinya menjadi contoh apalagi beliau itu adalah wakil rakyat yang ada di DPRD dan tentunya aspirasi rakyat ini juga disuarakan dengan baik. Dan dalam menyampaikan apapun itu harus selalu hati-hati jangan sembarang berbicara apalagi kepada seorang perempuan yang kemarin sampai menuding-nuding seperti itu dan ini sangat disayangkan, yang terpenting muhasabah diri terhadap beliau yakni Ketua DPRD terutama dalam berbicara harus bijak dan akhlak juga harus diperhatikan,” tuturnya.
Ia juga mengomentari, langkah Pengurusan KONI Kota Cirebon yang melaporkan Andrie Sulistio ke BK DPRD Kota Cirebon.
“ Kemarin saya lihat sudah ada laporan dari organisasi KONI Kota Cirebon kepada Badan Kehormatan di DPRD kota Cirebon, ini adalah langkah yang tepat. Walaupun ketuanya baru menjabat, tapi harus benar-benar diproses kalau memang itu salah katakan salah, kalau itu memang benar ya katakan benar. Jadi jangan sampai menjadi buah bibir di masyarakat,” pungkasnya. (Frans)











































































































Discussion about this post