MAJALENGKA, (FC).- Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka, membuat Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, harus mengeluarkan surat edaran khusus.
Dalam surat edaran bernomor 451-12 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) yang telah ditandatangani Bupati Majalengka pada 23 November 2020 kemarin itu, terdapat beberapa poin.
Salah satu poin dalam surat edaran tersebut, yakni seluruh Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tiap institusi pendidikan tidak diperkenankan dilakukan secara tatap muka, sampai dengan terkendalinya perkembangan Covid-19.
Artinya, poin soal pendidikan tersebut, yakni kegiatan belajar harus kembali dilakukan di rumah masing-masing. Hal itu sebagai upaya penanganan dan pencegahan, sekaligus menekan lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Angin ini.
“Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka saat ini meningkat. Oleh karenanya, kita telah bermusyawarah dengan Forkopimda, bahwa proses KBM untuk sementara waktu kembali dilakukan di rumah. Itu demi kebaikan kita semua,” ujar Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi saat melangsungkan sambutan pada acara peringatan HUT PGRI ke-75 di Pendopo Bupati setempat, pada Rabu, (25/11).
Ditegaskan dia, peran guru di masa pandemi Covid-19 ini menjadi tantangan tersendiri. Dengan demikian, semua kemampuan dan keterampilan dalam menyampaikan materi pembelajaran harus pula ditingkatkan dan dimaksimalkan.
Selain itu, sambung dia, protokol kesehatan Covid-19, seperti mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta hal lain yang sekiranya berkaitan dengan protokol kesehatan, harus terus dipatuhi dan dilaksanakan.
“Hal ini sekaligus mengingatkan peran serta guru dan tenaga pendidik di Majalengka di masa pandemi ini, agar tetap semangat dan menjaga antusiasme semangat belajar. Meski belajar secara daring, namun harus tetap dimaksimalkan secara serius,” tukasnya. (Ibin)















































































































Discussion about this post