MAJALENGKA, (FC).- Bupati Majalengka, H Karna Sobahi meninjau bakti sosial berupa operasi katarak yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka di Puskesmas Ligung, Selasa (8/6).
Sebelum melakukan peninjauan, Bupati Karna terlebih dahulu memberikan uang kadeudeuh kepada semua pasien yang akan menjalani operasi katarak.
Dalam sambutan singkatnya, Bupati Karna mengucapkan banyak terima kasih kepada tim dokter baik dari RS Mata Cicendo Bandung maupun RS Perdami yang telah membantu Pemkab Majalengka, dalam hal meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Mata yang sehat adalah jendela dunia, maka diperingatan Hari Jadi Majalengka ke-531 ini, Pemkab Majalengka memprioritaskan pengadaan operasi katarak bagi masyarakat, khususnya para lansia yang ada di Kabupaten Majalengka,” ungkap Bupati Karna.
Masih dikatakannya, memaknai hari jadi Majalengka yang ke-531 pada tahun ini, pihaknya sengaja menghilangkan semua kegiatan yang bersifat mengundang kerumunan.
Hal ini mengingat di Kabupaten Majalengka angka penyebaran Covid-19 sampai saat ini belum juga mereda.
Namun walaupun dengan kederhanaan, tidak serta merta menghilangkan semangat untuk terus bergelora membangkitkan ekonomi dan kesehatan masyarakat.
Dari itu kata Bupati Karna, pihaknya mengajak semua pemangku kebijakan termasuk para kepala desa, agar terus menggelorakan penerapan protokol kesehatan. Hal ini agar wabah virus Covid-19 bisa segera teratasi.
“Di Kabupaten Majalengka, penyebaran Covid -19 masih tinggi, maka dari itu kesadaran masyarakat untuk menerapkan prokes harus terus disosialisasikan. Karena hanya dengan 3 M, yakni selalu mencuci tangan, mengenakan masker dan menghindari kerumunan atau jaga jarak, maka penyebaran Covid-19 bisa diatasi,” pungkas Karna.
Informasi yang didapat, masyarakat yang mengidap gangguan penglihatan sekitar 3.867 orang.
Dari jumlah tersebut, yang sudah menjalani operasi katarak secara gratis sekitar 687 orang. Sisanya sekitar 2000 orang lebih akan diusahakan secara bertahap dalam operasi katarak selanjutnya. (Munadi)
















































































































Discussion about this post