KAB. CIREBON, (FC).- Diduga sudah termakan usia, kanopi Pasar Kue Weru yang berada di Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon ambruk dengan sendirinya, Rabu (25/11) sekira pukul 05.00 WIB.
Mendapatkan adanya informasi musibah tersebut, Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon langsung mendatangi lokasi untuk membersihkan puing-puing pecahan genteng kanopi tersebut.
Kepala Disdagin Kabupaten Cirebon, Deni Agustin melalui Kabid Pengelolaan Pasar, Anthony Syaufa mengatakan, dalam peristiwa ambruknya kanopi, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kejadian terjadi pada pukul 05.00 WIB.
“Kerugian tidak seberapa, paling puluhan juta. Pagi kita langsung ke lokasi, siang sudah bisa aktivitas lagi,” kata Anthony kepada FC melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (25/11).
Rencana revitalisasi
Dengan adanya kejadian itu, lanjut Anthony, pasar kue yang sudah lama tidak dilakukan revitalisasi itu, tahun depan (2021,-red) akan dilakukan revitalisasi. Seharusnya sudah terjadwalkan yakni tahun ini (2020,-red) ada anggaran untuk pembangunan Pasar Kue.
“Karena refocusing, maka pembangunan Pasar Kue tersebut terpending. Mudah-mudahan tahun 2021 terealisasi,” ujar Anthony.
Infonya, masih dikatakan Anthony, tahun 2021 pasar yang hanya khusus menjual aneka kue kering dan basah tersebut akan direvitalisasi dengan memakai anggaran bantuan provinsi sebesar Rp13 miliar.
“Pemprov sedang menyusun detail engineering desain (DED) nya. Mudah-mudahan tidak dicoret ya,” harap Anthony.
Dari sejumlah pasar yang berada dibawah kewenangan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon, hanya Pasar Kue yang belum menerapkan bangunan (atapnya,-red) memakai hanggar, lanjutnya, kelebihan dan keunggulan hanggar adalah tidak adanya lagi keluhan bocor.
Saat disinggung apakah revitalisasi Pasar Kue ini akan dirubah menjadi dua lantai, Anthony kembali menyebutkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena DED masih di susun oleh pemerintah provinsi, kata dia, Kabupaten Cirebon hanya menerima manfaatnya saja.
“Memang tanah Pasar Kue hanya seluas itu saja. Tidak mungkin ada pengembangan. Keatas atau lantai dua memungkinkan, tapi semua belum tau, apakah DED nya berbunyi itu atau tidak,” bebernya. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post