KAB.CIREBON, (FC).- Sambut Muludan, Pemerintah Desa Trusmi Wetan bakal mengambil langkah penataan kawasan sepanjang jalan Syekh Datul Kahfi.
Kuwu Desa Trusmi Wetan, Anidi memastikan area tersebut akan steril dari pedagang kaki lima (PKL) selama kegiatan pasar malam berlangsung.
“Untuk sepanjang Jalan Syekh Datul Kahfi akan steril, tidak ada PKL saat pengadaan pasar malam saat muludan tiba,” ujar Anidi, Jumat (15/8).
Para pedagang yang biasanya berjualan di jalur tersebut akan direlokasi ke beberapa titik alternatif, seperti area sekitar depan Dinas Perhubungan Weru Lor, serta jalan-jalan di wilayah Trusmi Wetan dan Trusmi Kulon.
Lebih lanjut, Anidi menjelaskan, bahwa Jalan Syekh Datul Kahfi kemungkinan akan difungsikan sebagai area parkir kendaraan pengunjung.
Namun, sesuai arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, area tersebut harus tetap steril dari aktivitas berdagang demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan pengunjung.
Pelaksanaan kegiatan muludan di Trusmi sendiri direncanakan akan dimulai setelah acara serupa di Kesepuhan selesai. “Kemungkinan setelah di Kesepuhan selesai, Muludan di Trusmi akan berlangsung selama dua minggu,” tambah Anidi.
Langkah penataan ini diharapkan dapat menciptakan suasana perayaan muludan yang tertib, aman, dan nyaman, baik bagi warga maupun wisatawan yang datang ke Cirebon untuk menikmati tradisi tahunan tersebut. (Raihan)














































































































Discussion about this post