KAB. CIREBON, (FC).- Jelang Hari Raya Idul Adha, lapak penjualan hewan kurban di Kampung Domba Desa Sindangjawa masih sepi pembeli.
Tidak hanya itu, jumlah domba yang disediakan pun dikurangi 50 persen dari biasanya akibat adanya pemberlakuan PPKM Darurat.
Bendahara Kampung Domba, Mayasari kepada FC mengatakan, sejak dibuka kemarin sampai sore hari ini Selasa (6/7), belum ada yang mampir meski hanya sekedar untuk bertanya.
“Kita memang baru buka kemarin. Tapi, biasanya ada beberapa yang sudah tanya-tanya,” katanya.
Tidak hanya domba yang dikurangi, personel yang menjaga pun hanya Maya seorang.
“Kita kurangi domba karena khawatir nanti ditutup. Harapan sih enggak ya, karena kan enggak berkerumun. Makanya yang jaga hanya saya seorang paling sore ada 1 atau 2 orang yang datang untuk kasih makan domba,” jelasnya.
Maya sendiri berharap, penjualan domba tahun ini dapat mencapai minimal sekitar 60 atau 70 ekor domba, mengikuti hasil penjualan domba tahun lalu.
Meski PPKM, ia tetap yakin dan berfikir positif bahwa penjualan tahun ini tidak akan menurun.
“Tahun lalu 60 sampai 70 ekor domba. Insya Allah kita yakin dan berfikir positif terus tahun ini juga akan tercapai angka tersebut,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa beberapa pelanggan yang faham dan kenal betul kampung domba, sudah memilih, dan memesan.
Namun, tetap penjualan terbesar domba sendiri pada saat penjualan di lapak seperti saat ini.
“Tetap sih penjualan terbesar melalui lapak, walaupun beberapa langgan sudah pesan jauh-jauh hari melalui media sosial. Makanya, sekarang juga kita akan manfaatkan melalui media sosial. Mengingat PPKM juga berlaku sampai hari H kurban,” pungkasnya. (Sarrah)















































































































Discussion about this post