Hal itu menurutnya, dampak dari adanya wabah virus Corona. “Untuk penjualan hewan tahun ini dibanding tahun kemarin cenderung menurun, karena para pembeli yang dari luar kota, dari kota-kota besar tidak belanja ke sini. Mungkin, hal itu dikarenakan adanya wabah virus Corona yang mana ruang gerak masyarakat dibatasi,” ucapnya.
Dijelaskan dia, para pembeli yang kebanyakan dari Jakarta, Bogor, dan Bekasi itu harus memiliki surat izin dan keterangan sehat bebas Covid-19. Faktor itulah yang membuat pembeli hewan kurban pada tahun ini lesu.
“Biasanya sebulan sebelum Idul Adha sudah ramai, namun sekarang sepi,” ucapnya.
Kendati demikian, Kusnadi menyatakan, terkait harga hewan qurban pada tahun ini tidak mengalami perubahan alias stabil. Dimana, harga termurah hewan kambing per satu ekor berkisar Rp 3 juta dan termahal Rp 4 juta hingga Rp 5 juta.
“Sedangkan, untuk harga sapi termurah berkisar Rp 19 juta dan termahal Rp 60 juta per satu ekor bergantung ukuran dan jenisnya,” jelasn Kusnadi, terkait harga penjualan hewan qurban untuk Idul Adha tahun ini. (Munadi).












































































































Discussion about this post