Lantaran sering sekali terjadi kecelakaan, sambung Kuwu, membuat pemuda Desa Melakasari yang tergabung dalam wadah Karang Taruna mencoba menutupi lubang-lubang di jalan tesebut dengan tanah.
Namun, kondisi itupun tak bertahan lama, karena setelah diguyur hujan tanah hilang dan lubang muncul lagi. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi terutama para pengguna kendaraan roda dua, para pemuda berinisiatif memasang rambu-rambu peringatan yang dipasang sepanjang jalan sekitar 1 km.
“Sebenarnya bukan hanya yang ada di wilayah Desa Melakasari saja, tapi sepanjang jalur Pantura dari Losari sampai Cirebon banyak juga yang rusak dan berlubang, mereka peduli pada wilayahnya sendiri yang sering terlihat kecelakaam,” jelas Tarmudi.
Tarmudi berharap kepada pihak yang berwenang untuk dapat melakukan perbaikan dan segera menutup lubang-lubang besar yang cukup dalam dengan kualitas aspal yang bagus agar di jalur tersebut tidak ada lagi korban berjatuhan.
Terutama ketika malam hari, dan pengguna jalan tidak mengenal kondisi jalan terutama para pemudik atau pengguna jalan dari luar daerah yang melintas. Karena ada beberapa titik yang sangat parah kondisinya.
“Kami sampaikan kepada yang berwajib masalah jalan raya tolonglah minta perhatiannya jangan sampai membawa korban berkepanjangan terutama saat malam hari,” pungkasnya. (Nawawi)












































































































Discussion about this post