KAB.CIREBON, (FC).- Jalan penghubung antara Kabupaten Cirebon dengan Kota Cirebon di Desa Kondangsari Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon setelah bertahun-tahun rusak akhirnya mendapat sentuhan perbaikan dari pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas PUTR Kabupaten Cirebon.
Pengerjaan di ruas jalan tersebut sepanjang 1.100 meter dengan metode pekerjaan rigit pavement dan hotmix.
Plt Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, Tomy Hendrawan saat melakukan pemantauan pekerjaan perbaikan jalan di lokasi tersebut, pads Senin (25/8) kepada FC menuturkan, jalan Kondangsari – Argasunya yang panjangnya 3.050 meter merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Cirebon dengan Kota Cirebon, tepatnya di Desa Kondangsari Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon menuju Argasunya Kota Cirebon.
Dijelaskannya, perbaikan yang dilaksanakan di tahun anggaran 2025 ini merupakan anggaran murni APBD Kabupaten Cirebon tahun 2025, dimana dari panjang seluruhnya 3.050 meter, pada tahun ini dilakukan perbaikan sepanjang 1.100 meter, yang pekerjaannya meliputi betonisasi sepanjang 275 meter, kemudian hotmix sepanjang 735 meter.
“Alhmdulillah tahun ini kami dari Dinas PUTR Kabupaten Cirebon melakukan peningkatan jalan Kondangsari – Argasunya sepanjang 1.100 meter dengan lebar variatif antara 3 – 5 meter,” terangnya.
Dijelaskan Tomy, kedatangan dirinya ke lokasi peningkatan jalan bersama pengawas dan konsultan serta kuwu dan perangkat Desa Kondangsari adalah untuk melihat langsung proses pekerjaan yang dilakukan meliputi dua jenis konstruksi.
“Tidak hanya badan jalan, proyek ini juga dilengkapi dengan pembangunan saluran drainase, gorong-gorong, hingga tembok penahan tanah,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini sangat penting karena jalan tersebut menjadi jalur penghubung antara Kabupaten Cirebon dengan Kota Cirebon. Meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah (PR) untuk menyelesaikan sisa jalan sepanjang 2 kilometer.
“Kita baru bisa kerjakan 1,01 km. Sisanya 2 km lagi masih menunggu prioritas di tahun anggaran berikutnya. Insya Allah kita lihat lagi di 2026 apakah bisa masuk. Kita tetap dorong melalui pagu indikatif sektoral, APBD kabupaten, termasuk melalui usulan musrenbang dan dukungan dewan,” jelas Tomy.
Sementara itu, Kuwu Kondangsari, Sahari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah daerah. Ia menyebut perbaikan jalan ini merupakan mimpi lama masyarakat yang akhirnya bisa terealisasi.
“Alhamdulillah, ini kebahagiaan bagi kami. Sudah lama masyarakat menunggu jalan ini diperbaiki. Tahun-tahun sebelumnya kami sudah mengajukan lewat Bappelitbangda maupun Dinas PUTR, dan syukurlah tahun ini bisa terealisasi,” ungkap Sahari.
Menurutnya, jalan Kondangsari–Argasunya sangat vital karena menjadi akses warga untuk ke kota maupun antarwilayah. Selama ini, kondisi jalan yang rusak kerap menghambat aktivitas warga, baik untuk ke sekolah, bekerja, maupun mengangkut hasil pertanian.
“Ini mimpi masyarakat desa Kondangsari. Semoga nanti bisa dilanjutkan lagi untuk sisa ruas jalan, sehingga manfaatnya lebih maksimal,” tambah Sahari.
Masyarakat setempat menyambut positif dimulainya perbaikan jalan tersebut. Mereka berharap akses yang lebih baik dapat meningkatkan roda perekonomian, memperlancar distribusi hasil bumi, serta memudahkan warga bepergian.
Dengan selesainya tahap pertama perbaikan ini, warga berharap pemerintah daerah konsisten melanjutkan pembangunan hingga seluruh ruas jalan 3,05 kilometer benar-benar tuntas.
“Kalau jalan bagus, warga jadi lebih mudah beraktivitas. Harapannya pemerintah menyelesaikan perbaikan jalan ini sampai ke perbatasan kabupaten-kota,” ujar Aminah. (Nawawi)










































































































Discussion about this post