KAB.CIREBON, (FC).- Warga Desa Kaliwulu, Kabupaten Cirebon, Marina tinggal di rumah tak layak huni dan rawan ambruk. Ironisnya, usulan pengajuan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) tak pernah terealisasi hingga tiga tahun lamanya, meskipun pemerintah desa sudah melakukan berbagai upaya hingga sang kuwu rela mengeluarkan dana dari kantong pribadinya.
Hal tersebut diungkapkan ketua RT 02 RW 01 Blok Krandon Kulon, Masira. Ia menyebut bahwa pihak Pemdes Kaliwulu sudah pernah memberikan bantuan uang sebesar Rp1 juta dari dana pribadi kuwu untuk dibelikan bambu, akan tetapi tidak efektif karena mengerjakan sendiri jadi hasilnya tidak maksimal.
“Sudah diajukan program rutilahu, dari ibu kuwu menjabat sudah sering dibantu dari dana pribadi tapi perbaikan itu hanya bersifat sementara” ujar Marisa, Minggu (10/8).
Di rumah rapuh ini, Marina tinggal bersama sang suami dan satu orang cucu, namun karena kondisi tempat yang tidak memadai sang cucu akhirnya diungsikan ke rumah tetangganya yang tak jauh dari lokasi. Ia selalu dihantui ancaman ambruk dari kondisi atap rumah yang sudah lapuk.
“Saat malam hari, cucu Marina biasanya diungsikan ke rumah tetangga karena khawatir rumahnya runtuh,” ungkapnya.
Sementara itu, Kuwu Kaliwulu, Prihatiningsih mengklaim sudah sering melayangkan usulan perbaikan, namun tak kunjung ada realisasi. Kuwu Kaliwulu bahkan mengakui bahwa bantuan dari pemerintah desa juga masih belum maksimal.
Dengan kondisi ekonomi keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan, lanjut Kuwu, keluarga Marina dan suaminya hanya bisa pasrah melihat kondisi rumah yang sangat memprihatinkan, harapan itu muncul setelah jajaran Polresta Cirebon mengunjungi lokasi.
“Alhamdulilah akhirnya harapan rumah untuk diperbaiki datang dari jajaran Polresta Cirebon. Terima kasih Ibu Kapolresta Cirebon sudah meninjau langsung dan akan melakukan renovasi, begitu juga dengan Dinsos dan instansi lain yang sudah memberikan berbagai bantuan,” pungkas Prihatingisih. (Johan)













































































































Discussion about this post