KAB.CIREBON, (FC).- Hujan deras intensitas tinggi selama lebih dari dua jam yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak sore hari menyebabkan banjir di sejumlah kawasan.
Banjir melanda area perkantoran Pemerintah Kabupaten Cirebon hingga meluas ke permukiman warga, mengakibatkan aktivitas masyarakat seketika lumpuh.
Genangan air terlihat merendam kawasan Pemda Kabupaten Cirebon di beberapa titik. Akibatnya, sejumlah ruas jalan terpaksa ditutup karena tidak dapat dilalui kendaraan. Banjir menggenangi Taman Parkir Sumber, kawasan Hutan Kota, hingga depan Bank BJB akibatnya arus lalu lintas dari lampu merah Taman PKK dialihkan menuju ke arah kantor Dishub.
Banjir di kawasan Pemkab Cirebon dipicu oleh meluapnya anak Sungai Cipager, selain area perkantoran, genangan air juga merendam wilayah belakang Surya Toserba Sumber, bahkan menyebabkan tembok sebuah gudang penyimpanan di lokasi tersebut jebol.
Kondisi terparah terjadi di wilayah belakang kantor PGRI Kabupaten Cirebon. Ketinggian air di lokasi tersebut dilaporkan mencapai lebih dari satu meter.
Selain itu, banjir juga merendam Jalan Pangeran Cakrabuana atau dari Sumber menuju Kota Cirebon, tepatnya di lampu merah Mountoya. Kendaraan yang melintas di lokasi tersebut dilaporkan terendam air.
Sementara wilayah kecamatan lainya yang dilintasi aliran sungai Cipager juga terendam akibat limpasan debit air yang terus naik seperti di Blok Grewal Desa Setu Wetan Kecamatan Weru, Desa Gesik, Desa Battembat dan Dawuan Kecamatan Tengahtani.
Kuwu Battembat, Muhammad Kholid telah memberikan peringatan kepada seluruh warga agar selalu siaga terhadap luapan sungai cipager, peringatan tersebut dilakukan karena posisi debit air di bendung canggong sudah melampaui batas aman.
“Alhamdulilah masa – masa kritis (siaga 1,-red) tadi sekitar pukul 18.00 sudah terlewatkan, rumah – rumah warga masih aman,” ujar Kholid saat dikonfirmasi FC, Selasa (23/12) petang.
Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD Kabupaten Cirebon masih bersiaga dan melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan serta kemungkinan meluasnya genangan air. (Johan)










































































































Discussion about this post