KAB.CIREBON, (FC).- Banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, membuat sungai-sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Cirebon meluap.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Samsul Huda saat dikonfirmasi mengatakan, banjir saat ini masih disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi. “Banjir karena intensitas hujan yang tinggi kang,” kata Samsul Huda, Selasa (23/12) malam.
Menurutnya, selain intensitas hujan yang tinggi ia menduga akibat penggundulan bukit di area hulu, sehingga debit air langsung mencari titik terendah. “Area Perkantoran Sumber sebelumnya tidak seperti ini. Saya menduga bukitnya sudah menggundul, sehingga tidak ada resapan lagi,” kata Samsul.
Namun, masih kata Samsul, saat ini pihaknya belum dapat memastikan wilayah Sumber diterjang banjir karena apa. “Bisa karena bukit yang gundul, bisa juga ada tanggul yang jebol. Tunggu rilis berikutnya ya,” imbuhnya.
Saat ini pihaknya bersama petugas gabungan dari Brimob tengah konsentrasi di Kecamatan Plumbon, tepatnya di Desa Kedungsana dan Karangasem. Pasalnya di dua desa ini adalah yang terparah saat ini. “Ketinggian air di dua desa itu mulai dari 100-150 sentimeter,” jelasnya.
Banjir di dua desa ini, masih kata Samsul, disebabkan tanggul Sungai Soka yang masih jebol dan belum diperbaiki oleh BBWS, sehingga air dengan begitu cepat masuk dan merendam pemukiman warga. “Kita lagi siaga di sini. Kita tengah berjibaku di sini,” paparnya.
“Banjir di Tengahtani sih karena limpasan air dari Sungai Cipager. Kalau intensitas hujannya sudah reda, biasanya genangan air juga ikut surut,” tandasnya.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Cirebon, saat ini wilayah yang terdampak sebagai berikut;
Komplek Pemda Sumber
Taman Sumber Indah
Pondok Mutiara Gedung
Perumahan Cempaka Talun
Pesona Regency Al Bahjah
Wilayah Karangasem plumbon
Wilayah Kedungsana/GKBI Plumbon
Perumahan Dawuan. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post