INDRAMAYU, (FC).- Harga beras di pasar tradisional di kabupaten Indramayu merangkak naik. Kenaikan harga beras ini pun dikeluhkan oleh sejumlah pedagang, mengingat menurunnya permintaan dari konsumen
Pemilik kios beras Munir Jaya di Pasar Indramayu, Anas menyebutkan, harga beras kualitas medium saat ini berada di kisaran Rp12.500–Rp13.500 per kilogram. Harga tersebut berbeda tergantung kualitas berasnya.
Sedangkan harga beras premium, lanjut Jana, berada di kisaran Rp14 ribu per kilogram, Rp14.500 per kilogram, dan Rp15 ribu per kilogram. Semakin bagus kualitas berasnya, maka semakin mahal harganya.
Anas menambahkan, harga beras akan lebih murah jika dibeli dalam jumlah karungan berbobot 25 kilogram. Untuk beras premium dengan kualitas terbaik, harganya Rp350 ribu per karung.
“Harga beras sekarang ini agak naik, di kisaran Rp200–Rp500 per kilogramnya,” kata Jana, Minggu (14/6)
Anas mengatakan, beras tersebut diperolehnya dari para petani di wilayah Kabupaten Indramayu. Ia menyebutkan, saat ini di sejumlah daerah masih ada yang panen.
Anas menambahkan, permintaan beras dari para pelanggannya juga kini mengalami penurunan. Ia mengaku tidak mengetahui penyebab penurunan permintaan tersebut.
“Nggak tahu penyebabnya apa. Mungkin karena kondisi ekonomi lagi begini, ya. Warung nasi yang biasanya ambil sepuluh kilogram beras, sekarang cuma jadi lima kilogram,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi 2 DPRD Indramayu Taufik Hadi mengatakan pihaknya pun akan mengecek ke sejumlah pasar tradisional di kabupaten Indramayu menyusul adanya informasi kenaikan tersebut.
“Kita nanti coba akan cek disejumlah pasar tradisional di kabupaten, kalau memang terjadi kenaikan yang signifikan ini akan menjadi bahan kami untuk di bahas dengan teman teman Anggota komisi 2 DPRD Indramayu, ” ujarnya
Menurut Taufik, kalau memang salah satu penyebabnya karena menurunya permintaan di tingkat konsumen memang sangat wajar, pasalnya hari di sejumlah daerah di kabupaten masih berlangsung panen. (Agus Sugianto)











































































































Discussion about this post