Bagi Okky, Tahura juga belum jelas konsepnya dan Gempur akan mengajak DPRD untuk menggali konsep pengelolaan hutan dan konservasi berbasis masyarakat.
Sementara TNGC sejak 2004 tidak melaksanakan UU Zonasi dengan Pelibatan Masyarakat, TNGC lebih memprioritaskan CV dan PT besar dibanding Koperasi Rakyat Lintas Desa.
Okky mencontohkan, pihak TNGC lebih memberi ruang pada Group Horizon masuk ke sektor wisata rakyat? Bagaimana memajukan kesejahteraan rakyat Palutungan dan Puncak dengan membuat mereka berkompetisi dengan Group Horizon.
“Ya pasti rakyat kecil yang mengelola Buper Tenjo Laut, Ipukan dan lainnya kalah jika di kompetisikan dengan Horizon?, lalu pengelolaan Buper Palutungan yang kabarnya belakangan dikelola kembali oleh CV dan bukan Koperasi Rakyat yang mengajukan seperti Germadani dari Palutungan dan Malar,” jelas Okky.
Tahura secara konsep belum jelas, Okky menjelaskan rakyat akan menyodorkan konsep lain yang lebih memprioritaskan pelibatan rakyat. Sehingga rakyat desa dapat ikut mengatur air dan hutan secara partisipatif.(Bambang)















































































































Discussion about this post