Dirinya masih belum mengetahui sebab-sebab terjadinya kebakaran yang melahap gedung PMI Kabupaten Cirebon. ia hanya memprediksi terjadinya kebakaran karena adanya konsleting listrik mesin cooler darah yang berada di ruang belakang gedung PMI Kabupaten Cirebon.
“Sepertinya konsleting listrik dari mesin cooler darah, kabel-kabel yang tidak dilindungi oleh pelapis digigit tikus sehingga lama kelamaan terkelupas dan nyambung dengan kabel lain,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kapolresta Cirebon Kombespol Syahduddi melalui Kapolsek Plered AKP Komar mengatakan bahwa dengan terjadinya kebakaran di gudang milik PMI Kabupaten Cirebon pihaknya akan melakukan penyelidikan sebab-sebab terjadinya kebakaran.
“Sesuai dengan SOP kami akan melakukan penyelidikan sebab-sebab terjadinya kebakaran, meskipun dari pengurus PMI menyatakan ada dugaan dari konsleting listrik,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan HU Fajar Cirebon kronologis terjadinya kebakaran yang menimpa gedung PMI Kabupaten Cirebon, pukul 21.59 api terlihat berkobar oleh penjaga warung Wawan berasal dari gudang belakang gedung PMI Kabupaten Cirebon.
Melihat api yang menjulang ke atas, Wawan berteriak kepada sekuriti PMI Kabupaten Cirebon Rohman bahwa gudang yang berada di belakang gedung PMI terbakar.
Tanpa berfikir panjang, Rohman langsung pergi dengan menggunakan kendaraan roda dua ke Pos Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon yang jaraknya tidak terlalu jauh.
Dari laporan Rohman, petugas pemadam kebakaran yang bertugas langsung menuju lokasi dan api pun dapat dipadamkan selama satu jam. (Mawa Bagja)
















































































































Discussion about this post