Sementara untuk 1 orang yang belum di evakuasi itu, lanjut Susi, memang pertimbangan dari pihaknya mengingat orang tersebut memiliki riwayat penyakit bawaan, sehingga sementara melakukan isolasi mandiri dan dalam pengawasan.
“Yang satu orang bukan bandel, tapi memang kita sengaja memberikan kelonggaran kepada yang bersangkutan karena yang bersangkutan punya bawaan, yang memang membuat kita mempertimbangkan untuk tidak di evakuasi. Dan laporan dari Puskesmas sendiri yang bersangkutan juga mematuhi untuk isolasi mandiri,” jelas Susi.
Sementara kaitan kantor pelayanan masyarakat, seperti Puskesmas dan sejumlah balai desa, sejak kemarin dilakukan penutupan dan tidak melakukan pelayanan. Hal itu, dikatakan Susi, karena 9 orang yang terkonfirmasi positif Swab merupakan pelayan masyarakat.
“Kita sudah instruksikan khususnya Puskesmas Sukamulya kita tutup, lalu 4 kantor desa lainnya yaitu Kantor Desa Cibentang, kantor Desa Karanganyar Darma, kantor Desa Ancaran, dan kantor Desa Linggamekar juga di tutup. Karena ada Bidan Puskes, 2 kepala desa dan 4 orang perangkat desa yang dinyatakan positif,” jelas Susi.
Sementara itu, pihaknya juga tengah mempersiapkan untuk melakukan swab kepada orang yang tiap hari bersinggungan langsung dengan yang terkonfirmasi positif. Bahkan sebelumnya untuk aparat Kecamatan Cigugur sudah dilakukan swab, dan tinggal menunggu hasil. (Ali)
















































































































Discussion about this post