INDRAMAYU, (FC).- Kilang Balongan turut berpartisipasi dalam kampanye global lingkungan Earth Hour dengan memadamkan lampu dan peralatan elektronik non-esensial selama satu jam, Senin (30/3).
Aksi tersebut dipusatkan di Kompleks Perumahan Dinas Pekerja Bumipatra, Indramayu, pada pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Dari kegiatan itu, tercatat penurunan konsumsi listrik sebesar 0,325 MW.
Penghematan energi tersebut setara dengan pengurangan emisi gas rumah kaca sekitar 0,219 metrik ton CO2eq, serta penghematan bahan bakar minyak (BBM) sekitar 118,3 liter.
Langkah efisiensi di kawasan pemukiman ini sejalan dengan program dekarbonisasi yang diterapkan di area operasi kilang. Salah satunya melalui optimalisasi program Flare Gas to Fuel Gas.
Manager HSSE RU VI Balongan, Mochamad Arifin, mengatakan upaya menjaga kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam operasional kilang.
“Kami memastikan upaya menekan jejak karbon juga dilakukan langsung di area operasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui program tersebut, gas buang yang sebelumnya dibakar kini ditangkap dan dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar proses di kilang.
“Inovasi ini tidak hanya menekan emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar internal,” katanya.
General Manager RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, menambahkan partisipasi dalam Earth Hour mencerminkan kepedulian pekerja dan keluarga terhadap isu perubahan iklim.
“Ini merupakan komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Selain efisiensi operasional, Kilang Balongan juga menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) melalui Taman Kehati Eduwisata Agrimania (Mangoes Center).
Program tersebut berfungsi sebagai kawasan pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus penyerap karbon, serta memberdayakan kelompok tani lokal melalui budidaya mangga varietas khas Indramayu.
Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan Kilang Balongan terhadap target Net Zero Emission (NZE) Indonesia. (Agus Sugianto)

















































































































Discussion about this post