KUNINGAN, (FC).- Dinamika pergantian Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Kuningan terus menjadi perhatian publik.
Meski Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS dikabarkan telah terbit, hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait sosok pengganti.
Sejumlah kalangan mulai memprediksi kandidat yang berpeluang mengisi posisi tersebut.
Dua nama kader perempuan PKS, Siti Mahmudah dan Kokom Komariyah, dinilai memiliki peluang kuat untuk memimpin fraksi.
Keduanya dianggap memiliki pengalaman politik dan kapasitas dalam menjalankan fungsi legislatif.
Jika salah satu ditetapkan, hal ini dinilai menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam kepemimpinan politik di daerah.
Pengamat politik Kuningan, Gina Helmi, menilai pergantian kepemimpinan fraksi merupakan langkah positif untuk penyegaran organisasi sekaligus peningkatan kinerja.
“Pergantian ini bisa menjadi momentum perbaikan kinerja fraksi. Apalagi jika memberi ruang bagi perempuan untuk tampil memimpin,” ujarnya, Selasa (7/4).
Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam posisi strategis akan membawa perspektif yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait isu sosial dan keluarga.
Ia juga mendorong partai politik lainnya untuk memberikan ruang lebih luas bagi perempuan dalam struktur kepemimpinan.
Hingga saat ini, DPRD Kuningan dan DPD PKS Kuningan belum mengumumkan secara resmi sosok Ketua Fraksi yang baru.
Publik pun menanti kepastian tersebut, dengan harapan mampu menghadirkan kepemimpinan yang lebih inklusif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. (Angga)












































































































Discussion about this post