KUNINGAN, (FC).- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan terus berkembang. Rabu (22/10), Yayasan Mahir Cikal Berdaya meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigugur 03 yang berlokasi di Gedung SPPG, Jl. Wahana Perumahan III BTN Cigugur, Kecamatan Cigugur.
Suasana peresmian berlangsung hangat, dihadiri Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriyani, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.
Tia, selaku penanggung jawab dan mitra pengelola dapur, mengatakan bahwa Dapur SPPG Cigugur 03 bukan sekadar tempat memasak, melainkan ruang kolaborasi yang melibatkan masyarakat sejak awal berdiri.
“Sebelum dibangun, kami sudah berkoordinasi dengan warga sekitar. Bahkan dalam peresmian ini, kami libatkan mereka agar bersama-sama menjaga dan memanfaatkan dapur ini,” ujar Tia.
Menurutnya, dapur tersebut melayani 2.239 penerima manfaat program MBG, yang terdiri dari siswa sekolah dasar dan kategori B3 (Bantuan Bergizi bagi keluarga rentan).
Ia menambahkan, sebagian besar tenaga dapur juga berasal dari warga setempat sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berupaya agar dapur ini bukan hanya menyalurkan makanan bergizi, tapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriyani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Mahir Cikal Berdaya yang terus konsisten membantu pemerintah daerah dalam memperluas cakupan program MBG.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak yayasan yang telah membuka dapur ini. Saat ini di Kuningan sudah beroperasi 94 dapur SPPG, dan 17 lainnya sedang disiapkan. Ini bukti semangat kolaborasi yang luar biasa,” kata Amih Tuti.
Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keberlanjutan setiap dapur SPPG, baik dari sisi kebersihan, keamanan pangan, maupun sistem pengelolaannya.
“Saya berharap Dapur SPPG Cigugur 03 bisa menjadi percontohan, bukan hanya karena fasilitasnya, tapi karena semangat gotong royong dan partisipasi masyarakatnya. Program MBG ini harus terus berjalan dengan prinsip bersih, sehat, dan memberdayakan,” ujarnya.
Dengan beroperasinya dapur ini, Pemkab Kuningan berharap pelayanan gizi bagi anak-anak sekolah di wilayah Cigugur semakin optimal dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.(Angga/Job/FC)















































































































Discussion about this post