KEJAKSAN, (FC).- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menggelar berbagai kegiatan bertema nasionalisme dan keselamatan perjalanan kereta api, Minggu (17/8/2025) yang lalu.
Salah satu kegiatan utama yakni sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang dengan melibatkan pegawai KAI, Komunitas Pecinta Kereta Api IRPS Korwil Cirebon, Edan Sepur Cirebon, serta siswa magang. Sosialisasi dilaksanakan di dua perlintasan padat pengguna jalan, yaitu JPL 200 Krucuk dan JPL 202 Kartini, Kota Cirebon.
Menariknya, seluruh peserta mengenakan pakaian ala pejuang kemerdekaan lengkap dengan atribut merah putih.
Sembari membentangkan spanduk imbauan keselamatan, mereka mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan perjalanan kereta api, tidak menerobos palang pintu, berhenti ketika sinyal berbunyi, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas.
“Momentum HUT Kemerdekaan RI menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan kembali jiwa kepahlawanan. Dahulu para pahlawan berjuang untuk kemerdekaan, kini kita berjuang menjaga keselamatan masyarakat di perlintasan sebidang,” ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin.
Ia menegaskan, disiplin pengguna jalan sangat berpengaruh pada keselamatan. Jika masyarakat disiplin, maka keamanan akan terwujud baik bagi pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.
“Selain sosialisasi, KAI Daop 3 Cirebon juga menggelar Independence Show at Station di area parkir Stasiun Cirebon. Acara ini dimeriahkan dengan lomba fashion show anak-anak yang mengenakan pakaian adat Nusantara serta busana bernuansa merah putih,” kata Muhibbuddin.
Untuk menambah kemeriahan, para orang tua peserta juga mengikuti berbagai perlombaan tradisional, seperti memecahkan balon dan memasukkan pensil ke dalam botol. Setelah itu, anak-anak diajak berkeliling stasiun guna mengenal dunia perkeretaapian sejak dini.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap stasiun dapat menjadi ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik-turun penumpang, tetapi juga sarana kegiatan positif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mempererat kedekatan KAI dengan pelanggan,” pungkasnya. (Agus)

















































































































Discussion about this post