“Jadi nanti kita akan gelar pertemuan lagi dengan Muspika Mundu dan Astanajapura, serta desa untuk sosialisasi dari hasil penjualan scrap ini. Kemudian kita akan minta mereka untuk memberikan proposal dengan jumlah sekian untuk pembangunan sarana publik. Kalau proposal itu disetujui Muspika ya akan dialokasikan dan akan diawasi oleh Muspika,” katanya.
Yusuf pun menuturkan bahwa pada lelang sebelumnya di tahun 2017, hasil penjualan scrap telah dimanfaatkan untuk pembangunan kantor desa, pembangunan gapura desa, sarana olahraga, dan lainnya di beberapa desa yang berada di dekat PLTU.
“Harapannya tidak muluk-muluk, yang penting kita bisa terus manfaatkan hal-hal yang ada di perusahaan untuk masyarakat, itu akan kita lakukan terus,” kata Yusuf.
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Mandiri Sejahtera Sentosa, Arif Rahman selaku pemenang lelang mengaku, pihaknya berani menawar dengan harga di atas batas bawah yang ditetapkan, karena meyakini dapat mengolah material tersebut untuk meningkatkan nilai ekonominya.















































































































Discussion about this post