INDRAMAYU, (FC).- Gemparnya Penemuan lima jasad anggota keluarga yang ditemukan tewas terkubur dalam satu liang di dalam rumahnya di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu menjadi sorotan masyarakat.
Bahkan masyarakat menilai perilaku ini tidak keji dan tidak berprikemanusiaan
Sepupu korban Syahroni, Ema, mengisahkan detik-detik awal penemuan jasad para korban yang membuat dirinya dan kerabat lain terpukul.
Penemuan itu terjadi pada Senin (1/9/2025) malam, setelah keluarga korban dari Tangerang curiga karena tidak bisa menghubungi Budi dan istrinya.
“Keluarga dari Tangerang mencoba menelpon Budi dan istrinya, tetapi tidak diangkat. Karena curiga, anak-anaknya kemudian lapor ke Pak RT untuk mendobrak pintu rumah,” kata Ema, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (4/9/2025),
Ema menuturkan, dirinya ikut mendampingi saat pintu rumah dibuka bersama warga dan kerabat lainnya.
Saat pintu berhasil didobrak, tercium bau menyengat dari dalam rumah.
Ia bersama beberapa kerabat langsung memeriksa tiap kamar, tetapi tidak menemukan siapa pun.
“Saya naik ke atas, cari di kamar-kamar, termasuk dapur, tetapi tidak ada. Lalu kami coba periksa bagian belakang rumah, dekat sumur. Saat membuka pintu dekat toilet, terlihat ada kaki manusia,” ungkapnya.
Menurut Ema, saat diperiksa dengan menggunakan gagang pisau, diketahui jasad tersebut adalah Syahroni (75). Saat ditemukan, tubuh korban sudah tertimbun tanah dan pasir.
“Yang pertama saya lihat itu Pak Haji Roni (Syahroni) dan sudah tidak bernyawa. Setelah polisi datang, baru diketahui ternyata ada lima orang yang terkubur di situ,” katanya.
Kelima korban yang ditemukan tewas adalah Syahroni (75), anaknya Budi (45), menantunya Euis (40), serta dua cucunya, yakni Ratu (7) dan Bela, yang masih berusia delapan bulan.
Ema mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka seluruh keluarga sepupunya menjadi korban.
Ia berharap polisi segera mengungkap pelaku dan motif di balik tragedi ini.
“Kami sekeluarga tidak rela. Harapan kami, pelakunya dihukum setimpal. Apalagi korban ada anak-anak kecil, yang satu masih bayi,” pungkasnya. (Agus Sugianto)

















































































































Discussion about this post