BABAKAN, (FC).- Banyaknya aduan masyarakat terkait keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diwilayah hukum Kecamatan Babakan membuat pihak Muspika Babakan segera melakukan langkah penanganan dengan mengamankan keberadaannya, Rabu (22/1).
MP Kecamatan Babakan Aminudin kepada “FC” menjelaskan, banyaknya laporan masyarakat yang masuk tentang keberadaan salah satu ODGJ di wilayah hukum Kecamatan Babakan yang selalu membuat keresahan, keributan dan suka mengamuk dan bahkan merusak sejumlah pedagang.
Akibatnya, masyarakat menjadi resah, laporan demi laporan ditampung dan karena banyaknya laporan yang masuk sehingga pihaknya harus melakukan langkah penanganan untuk mengamankannya.
“Keberadaannya boleh dibilang galak, suka mengamuk dan melempari apa saja,” jelasnya.
Langkah yang dilakukan menurut Amin, pihaknya melakukan koordinasi dahulu dengan Muspika dalam hal ini petugas kepolisian dan Koramil Babakan kemudian memanggil keluarga ODGJ melalui Pemdes Kudukeras, Kecamatan Babakan dan meminta penjelasan dan harapan keluarga akan dikemanakan saudaranya yang mengalami gangguan jiwa tersebut harus diamankan agar tidak membuat keresahan warga.
“Kesepakatan dan keinginan pihak keluarga agar dibawa ke rumah sakit jiwa RSUD Waled,” jelasnya.
Seteah ada kesepakatan keluarga menurut Amin, pihalnya bersama Musika dan dibantu perangkat desa dan keluarga dari ODGJ tersebut menyisir sepanjang jalan wilayah Kecamatan Babakan, setelah beberapa waktu dilakukan penyisiran akirnya ditemukan di sekitar wilayah jalur Gebang Pabuaran tepatnya Desa Babakan, Kecamatan Babakan atau tak jauh dari pasar Babakan tempat dimana orgil tersebut biasa berada. “Kita amankan dengan dibujuk oleh pihak keluarganya, tadinya akan kita bawa ke Dinas Sosial namun karena permintaan keluarga maka kita turuti kemauan pihak keluarganya,”ungkap Amin. (nanawi)











































































































Discussion about this post