KOTA CIREBON, (FC).- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon mencatat adanya pergerakan ekonomi yang membaik di Ciayumajakuning pada triwulan pertama tahun 2021.
Tetapi pergerakan ekonomi yang tumbuh itu masih belum sesuai yang diproyeksikan Bank Indonesia. Ini dikarenakan masih adanya pembatasan-pembatasan aktifitas masyarakat seperti PPKM dan PSBM.
“Awalnya kita berharap di triwulan kesatu 2021 ini tidak ada PPKM, PSBM. Tapi ternyata ada. Karena itu lah tadinya kita mau gaspol menjadi agak di rem lagi. Dengan di rem lagi otomatis akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” kata Kepala KPwBI Cirebon, Bakti Artanta kepada FC, Jumat (23/4).
Bakti optimis memasuki triwulan II/2021 ini perekonomian di Ciayumajakuning terus bertumbuh. Apalagi didorong adanya THR menjelang lebaran, akan menambah tingkat konsumsi di masyarakat semakin naik.
“Sekarang mobilitas (perputaran ekonomi) sudah mulai muncul sebenarnya, meskipun mobilitasnya sekarang mulai sedikit ditahan dengan adanya kebijakan untuk tidak boleh mudik,” ujarnya
Bakti mencontohkan, meningkatnya konsumsi di masyarakat ini tercermin dari tingkat hunian hotel dan restoran-restoran yang mulai ramai.
Sehingga ia tetap optimis pada triwulan kedua ada pertumbuhan ekonomi meskipun ada larangan mudik.
Mobilitas ekonomi akan akan terus bergerak meski melambat karena masih adanya pembatasan-pembatasan aktifitas masyarakat, dan masih tingginya angka kasus Covid-19.
“Dari survey-survey kami, tingkat konsumsi masyarakat mulai muncul, mulai naik. Hanya sebenarnya tahun 2021 ini naiknya melonjak, tapi ternyata gak bisa melonjak, agak ngerem, karena ternyata Covidnya tetap tinggi. Tapi apakah mobilitas akan semakin kencang, dan daya beli masyarakat semakin muncul, iya,” jawab Bakti
Dari hasil survey BI, beberapa sektor perekonomian yang mengalami pertumbuhan antara lain sektor perdagangan, pertanian, farmasi, dan sektor komunikasi. Sektor perdagangan adalah sektor ekonomi yang paling tinggi pertumbuhan.
“Masih perdagangan besar dan eceran,” tandas Bakti. (Andriyana)











































































































Discussion about this post