Namun tetap masih ada saja pemilik usaha yang masih tidak mematuhi dan mengindahkan Surat Edaran Bupati Cirebon.
“Sebenarnya kita sudah melakukan upaya-upaya ya. Kemarin hari Senin kita lakukan patroli, dan kita temukan memang ada beberapa game station yang masih buka. Pada hari itu juga sudah kita lakukan pembinaan, anak-anak sekolah juga sudah kita sampaikan bahwa mereka harus pulang dan tidak boleh berkerumun,” kata Iman Sugiharto saat dimintai keterangan, Rabu (29/4).
Tentunya, masih dikatakan Iman, dengan masih banyaknya game station yang masih buka pihaknya memohon kerjasamanya terutama kepada para pelaku usaha yang memang usaha itu mendatangkan banyak orang untuk sementara waktu ini tidak beroperasi dulu.
“Karena kan Satpol PP juga tidak mungkin bisa mengawasi seluruhnya di 40 kecamatan tanpa dilandasi kesadaran pengusaha. Kami agak kesulitan kalau harus memonitor wilayah yang demikian luas,” ungkapnya.
Terkait tradisi ‘ngabuburit’, lanjut Iman, pihaknya tiap siang, sore dan malam selalu patroli, dibantu TNI Polri terutama pada malam minggu. Ditempat-tempat keramaian juga pihaknya selalu meminta kepada masyarakat dan siapapun untuk bisa melakukan sesuai dengan protokol Covid-19, seperti tidak boleh kumpul-kumpul, menjaga jarak, cuci tangan dan sebagainya.
“Tetapi tetap kami berusaha walaupun kami tahu bahwa kami Satpol PP tidak terlalu signifikan tapi kami tetap berusaha agar mereka menjaga jarak,” ujarnya. (
















































































































Discussion about this post