KAB. CIREBON, (FC).- Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Cirebon belum memiliki ATM dan buku rekening. Akibatnya sampai saat ini mereka belum menerima bantuan tersebut.
Hal itu terungkap saat dilaksanakan kunjungan kerja (kunker) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon ke Desa Serang Wetan, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/9).
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan mengatakan, banyaknya aduan dari masyarakat mengenai BPNT. Bukan saja persoalan validasi data penerima program, namun ada hal yang sangat lebih penting, yakni, warga miskin yang memang harus mendapatkan program tersebut tetapi bantuannya tak pernah diterima.
“Sekitar 33.000 warga yang belum mendapatkan BPNT. Setelah berdialog dengan pihak terkait yang ada di desa, terindikasi bank yang ditunjuk belum siap,” jelasnya.
Masih dikatakan Aan, bank yang ditunjuk Pemkab sepertinya kurang siap. Terlihat, saat pihak desa menanyakan, sistem error. Sehingga, akan direkomendasikan ke bank lain.
“Direncanakan, bulan depan akan kunker ke bank yang ditunjuk untuk menyalurkan BPNT. Bila perlu, ganti saja ke bank lain,” tegasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, tidak hanya BPNT yang terkesan belum benar penyalurannya. e-Warung juga terkesan tidak sesuai aturan.
“Kunker ini untuk mendengarkan secara langsung keluhan masyarakat dan solusinya, kami akan ke bank yang ditunjuk Pemkab untuk mencari jalan keluar,” tegasnya. (Nawawi)















































































































Discussion about this post