MAJALENGKA, (FC).- Beroperasinya angkutan kargo perdana di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka, pada Selasa (21/12), membuat bandara Kertajati yang dulunya mati suri kini kembali menggeliat.
Prosesi penerbangan kargo Asia Cargo Airlines ini dipimpin langsung oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan didampingi Direktur BIJB Muhammad Singgih, CEO Grup of Asia Cargo Network Grup dan Asia Cargo Airlines Marco Isaak,
Presiden Direktur JNE Muhammad Feriadi dan tamu undangan lainnya. Prosesi tersebut dilakukan tepat pada pukul 09.00 WIB seiring dengan take off penerbangan perdana.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyambut baik hal tersebut.
Menurutnya, hal itu merupakan langkah awal mendorong keberadaan Bandara Kertajati kembali ramai.
“Saya rasa, ini akan dilakukan terus menerus dan tidak hanya dilakukan oleh Asia Cargo Airlines, akan tetapi ada yang lain-lain,” ujar Bambang kepada para awak media, Selasa (21/12).
Ia pun berharap, bandara kebanggaan masyarakat Majalengka ini juga berdampak kepada perekonomian masyarakat sekitar. Tentunya, diawali dengan penerbangan kargo yang dilakukan oleh Asia Cargo Airlines ini.
“Harapan saya, Kertajati akan kembali ramai dan berdampak pada perekonomian masyarakat Majalengka khususnya dan Jawa Barat pada umumnya,” ucapnya.
CEO Asia Cargo Airlines, Marco Isaak menyampaikan, penerbangan perdana Asia Cargo Airlines hari ini dari BIJB dengan tujuan Bandar udara Syarif Kasim 2 Pekanbaru Riau, yakni membawa estimasi muatan general cargo dari PT JNE sebesar 12 ton.
Disebutkan dia, frekuensi penerbangan Asia Cargo airlines tersebut setiap harinya akan melakukan penerbangan sebanyak 2 kali.
Dengan perincian 1 kali penerbangan outgoing dan 1 kali penerbangan incoming selama 5 hari dalam seminggu.
“Sehingga total penerbangan Asia Cargo Airlines setiap bulannya adalah 40 penerbangan yang terdiri dari 20 penerbangan outgoing dan 20 penerbangan incoming dengan muatan rata-rata 500 ton per bulan,” ucap Marco.
Lebih jauh ia menyampaikan, pada bulan-bulan berikutnya Asia cargo airlines berharap dapat meningkatkan frekuensi penerbangan dan jumlah muatan hingga 80 penerbangan.
Tentunya, untuk rute domestik dengan total rata-rata muatan cargo sebanyak 1000 ton perbulannya. “Ke depan, apabila kondisi telah memungkinan, Asia Cargo airlines akan merencanakan penambahan frekuensi penerbangan dengan tujuan international dari Bandara Kertajati, yang mana penerbangan international tersebut diharapkan dapat terlaksana pada Quartal ke 2 di tahun 2022,” jelas dia. (Munadi)













































































































Discussion about this post