KOTA CIREBON, (FC).- DPRD Kota Cirebon menggelar Rapat Paripurna, dengan agenda salah satunya adalah penyampaian pemandangan umum fraksi di DPRD Kota Cirebon terhadap Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2023, Rabu (5/10).
Tidak seperti biasanya, kursi yang diperuntukan bagi para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Cirebon, hanya diisi sedikitnya empat atau lima kepala dinas saja.
Terpantau, selain Sekda Agus Mulyadi dan Asda Arif Kurniawan, kepala dinas yang hadir diantaranya Kepala DPRKP Wandi Sofyan, Kepala DKUKMPP Iing Daiman, Kepala BKSDM Sri Lakshmi Stanyawati, Kadisdik Kadini dan Kepala PUTR Irawan Wahyono, yang pada saat pertengahan sidang meninggalkan ruangan terlebih dahulu.
Sementara dari BUMD, hadir Dirut Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Sofyan Satari dan Direktur PD Farmasi Emirzal Hamdani.
Banyaknya SKPD yang tidak hadir, menjadi sorotan tersendiri Walikota Cirebon Nashrudin Azis. Bahkan pada pidato sambutan rapat paripurna, Azis secara tegas meminta kepada seluruh Kepala SKPD Kota Cirebon, untuk datang saat diundang rapat paripurna di DPRD Kota Cirebon.
“Rapat Paripurna ini adalah merupakan rapat yang menjadi tanggungjawab antara legislatif dan eksekutif. Sudah sewajarnya, kalau semua kepala SKPD dan jajarannya bisa menghadiri,” ujar Azis usai rapat.
Setidaknya, kata Azis, bisa mendengarkan apa yang kemudian menjadi pembahasan-pembahasan dalam setiap paripurna.
“Harapan kami, melalui Sekretaris Daerah Kota Cirebon Pak Agus Mulyadi dapat mengingatkan Kepala SKPD, untuk seterusnya dengan kesadaran bisa menghadiri rapat paripurna jika diundang oleh DPRD Kota Cirebon,” tegasnya.
Azis berharap pada rapat paripurna selanjutnya kepala SKPD Kota Cirebon bisa menghadiri rapat. Kedepannya, pada saat rapat paripuna bisa jauh lebih baik dari sebelumnya.
“Saya akan pantau, siapa-siapa dari SKPD yang tidak hadir dalam rapat paripurna,” tandasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post