KUNINGAN, (FC).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan dan Pimpinan DPRD Kuningan menggelar rapat koordinasi (Rakor), Selasa (21/7). Dalam rakor tersebut, KPU Kuningan mengusulkan anggaran Pilkada 2023 sekitar 80 miliar.
Rakor yang berlangsung di ruang BAMUS DPRD itu dipimpin Ketua DPRD Nuzul Rachdi, didampingi Wakil Ketua Hj. Kokom Komariyah dan H. Dede Ismail, serta Ketua Komisi I, H. Moch. Gozali.
Sementara dari KPU Kuningan hadir Ketua Asep Z. Fauzi didampingi seluruh Anggota, Sekretaris dan jajaran Kasubbag. Usai Rakor yang digelar mulai pukul 11.00 sampai 12.30 tersebut, Ketua KPU Kuningan saat ditemui awak media menjelaskan ihwal materi pokok yang dibahas.
Dia menjelaskan Rakor digelar terkait usulan pengajuan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada Kuningan yang akan datang.
“Tadi kami sampaikan kepada pimpinan DPRD berkenaan dengan perencanaan anggaran Pilkada Kuningan. Berdasarkan hitungan kebutuhan yang kami rinci dalam Rencana Kegiatan dan Biaya (RKB) muncul angka senilai 80,4 Milyar. Angka ini sudah kami sampaikan juga kepada pihak eksekutif saat Rakor di Ruang pak Sekda tanggal 16 Juli 2020. Itu pun sebetulnya belum menghitung anggaran protokol kesehatan jika situasi Pandemi Covid-19 belum berakhir,” jelasnya.
Asep mengakui bahwa angka 80,4 M sangat fantastis. Padahal pada 2018 usulan KPU di angka 56 M, meski akhirnya hanya dikabulkan 23 M.
Menurutnya, penyebab melonjaknya nilai kebutuhan diantaranya bertambahnya jumlah pemilih, jumlah TPS, inflasi harga serta asumsi jumlah pasangan calon yang muncul sebanyak enam paslon. Selain itu, ada banyak komponen kegiatan yang harus dikelola mulai dari tahapan persiapan sampai pelaksanaan.
“Kebutuhannya antara lain untuk honorarium puluhan ribu penyelenggara adhoc, belanja modal logistik Pilkada mulai dari surat suara, kotak suara, bilik suara sampai semua jenis perlengkapan TPS. Selanjutnya untuk biaya fasilitasi kampanye, sosialisasi, pendidikan pemilih hingga bimtek. Selain itu ada juga kebutuhan untuk operasional kegiatan seluruh badan adhoc mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat KPPS,” Jelas Azfa panggilan akrab ketua KPU Kuningan.














































































































Discussion about this post