Senada dengan Hj. Netty Prasetiyani, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Budi Setiawan menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan tentu saja tidak mungkin menjalankannya sendiri.
Diperlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak untuk mewujudkan tujuan yang diamanatkan oleh konstitusi, meningkatkan kualitas layanan, serta juga menjaga kesinambungan Program JKN-KIS ini.
Kunjungan ibu Netty untuk melihat langsung pelayanan di lapangan, merupakan bentuk nyata dukungan dari lembaga tinggi negara terhadap program strategis nasional ini.
Masih menurut Budi Setiawan, cukup banyaknya peserta yang mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan menyiratkan bahwa Program JKN-KIS ini sudah menjadi salah satu kebutuhan utama bagi masyarakat.
Hampir setiap hari sebelum pandemi, sekitar 300 sampai dengan 400 peserta mendatangi setiap kantor layanan di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Cirebon.
Padahal jika dilakukan sampling, sebagian layanan yang dibutuhkan oleh peserta tersebut juga dapat dilakukan melalui Care Center 1500400, ataupun Aplikasi Mobile JKN.
“Kami akan secara terus-menerus meningkatkan penyampaian informasi pada masyarakat akan adanya kanal layanan lain yang dapat digunakan untuk memperoleh layanan kepesertaan, disamping tentu saja informasi yang terkait promosi kesehatan. Kami juga akan berkoordinasi lebih intensif dengan perangkat desa, sebagai satuan pemerintahan terkecil, untuk dapat membantu menyampaikan semua informasi seputar Program JKN-KIS dimaksud,” pungkas Budi. (Andriyana)
















































































































Discussion about this post