BABAKAN, (FC).- Lebih dari 1.600 hektar areal pertanian yang ada di wilayah timur Kabupaten Cirebon kesulitan mendapatkan aliran air. Selama ini petani hanya mengandalkan dari Dam Roti Ambit.
Para petani minta kembalikan pola penanganan air, agar sawah mereka bisa panen minimal 3 kali dalam satu musim.
Hal itu terungkap saat digelarnya reses kedua anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 5 Kabupaten Cirebon, Hermanto bersama masyarakat di Desa Gembongan Mekar, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Rabu (4/3).
Salah seorang warga, Karma Irwansyah kepada FC mengungkapkan, sudah puluhan tahun petani di wilayah timur Kabupaten Cirebon mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan air untuk mengairi sawah mereka.
Beberapa persoalan diantaranya suplai air dari Dam Roti Ambit, Kecamatan Waled tidak maksimal, dan Bendungan Kemplang yang berada di Desa Cengkuang, Kecamatan Babakan mengalami pendangkalan yang sangat dahsyat, hingga tidak bisa menampung air secara maksimal.
Akibatnya, petani berebut air yang tidak maksimal dan berdampak pada pola tanam petani yang biasanya bisa mencapai 3 kali tanam dalam satu musim saat ini hanya sekali tanam saja.









































































































Discussion about this post