KAB. CIREBON, (FC).- Anggota Komisi IV DPR-RI, Ono Surono mendorong upaya perluasan lahan tebu guna menjaga produktifitas pabrik gula di kabupaten Cirebon.
Salah satu upaya bisa dilakukan melalui pemanfaatan lahan desa dan perhutani.
Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini usai kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Perlindungan Perkebunan Pengendalian OPT Tanaman Kelapa yang digelar di Gedung Aula Satuan Pelayanan Sosial Bina Mandiri, Palimanan Kabupaten Cirebon, Senin (21/8).
Menurutnya, Pabrik Gula Sindanglaut yang kembali dibuka beroperasi beberapa waktu lalu perlu dijaga kelangsungan produktifitasnya ke depan.
Beroperasinya kembali PG Sindanglaut itu tersebut adalah hasil dari aspirasi dari para petani tebu.
“Pabrik gula Sindanglaut tentunya perlu ada peningkatan produksi. Makanya kemarin pun muncul beberapa opsi perluasan lahan, yaitu pemanfaatan lahan-lahan desa dan lahan-lahan perhutani, yang tentunya menjadi tanggung jawab dari Pak bupati, Pak Kuwu dan juga pihak pabrik gula,” ujar Ono kepada FC, kemarin.
Menurutnya, kegiatan bimtek ini sangat penting diikuti para petani, khususnya petani tebu untuk menambah pengetahuan dalam rangka meningkatkan produktifitas petani tebu.
Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VIII yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu ini juga mendorong para petani komoditas lainnya untuk beralih menanam tebu.
“Karena tebu dan kelapa ini sebenarnya sangat menguntungkan juga. Mereka bisa memanfaatkan lahan-lahan yang belum digarap untuk bisa ditanami tebu,” ujarnya
Penyelenggaraan bimtek ini dihadiri sekitar 150 peserta petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) dari beberapa kecamatan di Kabupaten Cirebon.
Kegiatan bimtek tersebut digelar hasil kerjasama Komisi IV DPR-RI bersama Kementerian Pertanian dengan menghadirkan pemateri dari Kementan dan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon.
“Kedepannya kita menginginkan Cirebon bukan hanya padinya, tapi juga tebu dan kelapanya bisa berkembang dengan baik untuk bisa memenuhi kebutuhan komoditas kelapa dan tebu untuk Jawa Barat dan Nasional,” pungkas Ono. (Andriyana)














































































































Discussion about this post