KAB. CIREBON, (FC).- Tahun 2023 ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon memprioritaskan peningkatan pada ruas jalan yang tahun lalu belum selesai maupun tertunda. Di antaranya pada Ruas Jalan Tegalsari – Lemahtamba, Weru – Sarabau dan jalan lainnya akan dikerjakan di awal tahun 2023 ini.
Hal tersebut diuangkapkan, Kepala Bidang Bina Marga pada DPUTR, Tommy Hendrawan. Menurutnya, untuk Jalan Tegalsari – Lemahtamba pada tahun ini ada dua pekerjaan peningkatan jalan. Di antaranya senilai Rp3 miliar dan Rp1 miliar.
“Ada anggaran Rp3 miliar. Lokasi pekerjaannya adalah setelah Kecamatan Plered hingga rel kereta api (KA) dengan mengunakan rigid pavement atau betonisasi, sedangkan pada akhir pengerjaan ada anggaran Rp1 miliar untuk di titik Pagartoya hingga jembatan rangka dengan kontruksi rigid pavement juga,” katanya, Rabu (22/2).
Sementara, lanjut Tommy, pada tahun 2023 ini, ada beberapa pengerjaan mulai dari pemeliharaan rutin jalan, pemeliharaan berkala, serta ada pergantian empat jembatan termasuk pembuatan saluran drinase serta gorong-gorong tembok penahan tanah.
Sedangkan, kata Tomi, pengerjaan prioritas pada tahun 2023 tersebar di berbagai wilayah, baik barat, tengah, dan timur.
“Semua pengerjaan kita tersebar di semua wilayah di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Dengan adanya pekerjaan di ruas jalan Tegalsari – Lemahtamba, salah seorang warga Alimudin (41) mengaku senang. Pasalnya setiap hari selama ia melintasi ruas jalan ini (Tegalsari – Lemahtamba), shockbreaker motor dirinya menjadi korban.
“Bukan ban motor saja yang bocor, tapi sampai shockbreaker belakang motor saya bocor. Kalau mau diperbaiki, alhamdulillah, semoga benar segera diperbaiki,” ungkapnya.
Seorang pengendara sepeda motor lainnya, Cecep (39) mengaku sering mangalami kesulitan ketika melintas jalan Tegalsari-Cangkring Plered tersebut. Pasalnya ketika hujan turun, lubang jalan yang rusak tidak terlihat karena tertutup oleh genangan air.
“Ini sangat berbahaya untuk pengendara sepeda motor, karena kalau hujan deras lubang jalan tidak terlihat, apalagi saat malam tiba, karena minim penerangan. Kalau mau diperbaiki, saya sangat bersyukur sekali,” ungkap Cecep. (Ghofar)














































































































Discussion about this post