INDRAMAYU, (FC).- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indramayu mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) Versi 4.0. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel di kabupaten Indramayu, Rabu (18/3).
Ketua KPUD Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni mengatakan, kegiatan Bimtek Sidalih ini bagian dari persiapan dalam rangka penyelenggaraan pemilu atau pemilih kepala daerah di Kabupaten Indramayu.
Adapun peserta dalam bimtek tersebut yakni perwakilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Indramayu. “Aplikasi Sidalih Versi 4.0 untuk mempermudah dan efektif dalam kerja-kerja pelaksanaan setiap tahapan termasuk dalam tahapan pemutakhiran data pemilih,” ungkapnya
Dia menambahkan, aplikasi Sidalih 4.0 adalah versi generasi ke empat hasil pengembangan aplikasi Sidalih generasi sebelumnya dan terdapat pembaharuan didalamnya dan mengenalkan fitur-fitur baru.
“Sidalih 4.0 ini memiliki kelebihan dibanding Sidalih sebelumnya, Kalau Sidalih sebelumnya itu tidak bisa A0 tidak bisa tercetak, tapi kalau Sidalih 4.0 ini A0 dan A3 (Daftar Pemilih-red) bisa tercetak,” ungkapnya
Menurutnya, kelebihan lain Sidalih 4.0 ini, jika memperbanyak akun, dia (Sidali 4.0) akan semakin mudah. “Seperti misalnya menyimpan data di google Drive, mau berapa terabyte ya sudah ganti akun, dan itu teknis kerjanya sudah di mulai hari ini,” ungkapnya
Dia menambahkan, dukungan teknologi informasi ini sebagai wujud kerja secara transparan, sehingga semua pihak dapat mengakses informasi pemilu atau pemilihan dengan cepat dan mudah yang dapat diakses dimana saja, oleh siapa saja dan kapan saja.
Dengan Aplikasi Sidalih ini KPU dapat menghadirkan data pemilih yang update, akurat dan mutakhir
“Sistem kerja Sidalih 4.0 ini akan mendeteksi data yang valid NIK nya dan invalid NIK nya berikut juga mendeteksi data pemilih pemula yang urban tadinya pelajar sekarang TNI atau Polri,” pungkasnya. (Agus)














































































































Discussion about this post