INDRAMAYU, (FC).- Antisipasi penyebaran bahaya Virus Corona di masyarakat, Karang Taruna Indramayu mengelar kegiatan sosialisasi bertema “Jangan Takut Virus Corona”. Kegiatan tersebut dilakukan di pasar tradisional di Kabupaten Indramayu.
“Virus corona memang membuat resah warga, terlebih adanya keputusan pemerintah yang sampai melarang warga berkumpul atau melakukan kegiatan bersama, maka itu perlu ada sosialisasi untuk meredam keresahannya,” ucap Ketua Karang Taruna Kecamatan Lohbener, Ajiz Riyanto didampingi tokoh desa setempat Kalim, Kamis (19/3)
Pihaknya memilih mensosialisasikan di pasar tak lebih karena pasar merupakan pusat berkumpulnya kegiatan bersama dalam hal berdagang, dan kecil kemungkinan untuk di non aktifkan.
“Pasar tak mungkin di non aktifkan, pedagang cari makan dari aktifitas berdagang dan solusinya ya mereka harus tahu apa itu virus corona, gejala hingga pencegahannya,” tandas Ajiz Riyanto
Ia menambahkan, kegiatan ini intruksi ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, SH kepada seluruh karang taruna baik desa atau kecamatan untuk ikut andil dalam menjaga kondisifitas warga terutama mengenai virus corona.
Kegiatan sosialisasi ini sebagai salah satu bentuk kepedulian karang taruna Indramayu terhadap ancaman kesehatan yang terjadi di masyarakat
“Kegiatan ini terselenggara atas instruksi ketua karangtaruna kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, SH agar karangtaruna kecamatan dan desa andil dalam jaga kondusifitas warga terhadap virus corona,” Imbuh pria berambut gondrong ini.
Salah satu pedagang Pasar Bangkir, Indah (26) mengatakan, pihaknya merespon positif adanya kegiatan sosialisasi bahaya penyebaran Virus Corona yang saat ini informasi sudah menyebar luas
“Alhamdulillah, kini saya yang berdagang lebih sedikit tenang setelah dapat sosialisasi tentang virus corona dari karang taruna,” pungkasnya
Adapun diluar kegiatan ini, pihaknya berharap kepada pemerintah daerah untuk ikut membantu dukungan pencegahan virus corona itu sendiri mulai dari penyedian handsanitizer dan masker secara gratis di tempat-tempat umum seperti pasar dalam setiap kiosnya.
“Bagaimanapun kita para pedagang tak mungkin meninggalkan aktivitas ini, maka dari itu mohon kepada pemda untuk mendukung kegiatan pencegahannya seperti mengadakan handsanitizer atau masker secara gratis di tempat umum seperti pasar dalam setiap kiosnya,” tuturnya. (Agus)










































































































Discussion about this post