KOTA CIREBON, (FC).- Sedikitnya empat jabatan setingkat kepala dinas di Lingkungan Pemkot Cirebon mengalami kekosongan. Untuk mengisinya, diangkatlah seorang Pelaksana Tugas (Plt).
Tentunya kekosongan jabatan ini harus segera diisi, karena sedikit banyak akan mempengaruhi kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Pemkot Cirebon sampai saat ini belum melakukan Open Bidding (OB) atau lelang terbuka guna mendapatkan pejabat yang definitif.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon Sri Lakshmi Stanyawati menyampaikan, OB belum dilakukan karena pihaknya masih menunggu rekomendasi dari KASN untuk satu jabatan lagi, yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon.
“Kita sudah kirimkan permohonan rekomendasi OB ke KASN,, Sedangkan OB untuk Kadispusip baru bisa digelar 3 bulan sebelum Batas Usia Pensiun (BUP). Jadi baru bisa digelar sekitar Bulan Agustus,” terangnya.
Disebutkan Sri, rekomendasi OB yang sudah di tangannya adalah Sekretaris Dewan Kota Cirebon, Kepala DLH, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala DPRKP, untuk Kepala Dispusip masih menunggu.
“Untuk waktu pastinya, nanti Walikota yang menentukan bila semua rekomendasi KASN lengkap termasuk untuk Kepala Dispusip. Tapi kemungkinan sekitar Bulan Agustus,” imbuhnya.
Ditnya terkait posisi Kadisnaker, Sri menuturkan, posisi Kadisnaker masih akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk oleh Walikota. Pasalnya, masih belum ada keputusan inkrah dari pengadilan terkait kasus kadis sebelumnya.
“Disnaker masih belum ada keputusan pengadilan yang inkrah terkait kasus yang ada. Sehingga, masih dalam Plt,” ungkapnya.
Sementara itu, Sri juga memastikan untuk pelaksanaan Open Bidding Eselon II masih sama dengan tahapan sebelumnya. Yakni, akan dibuat pengumuman dan masa pendaftaran selama 5 hari. Hal itu sesuai dengan aturan yang ada untuk rekrutmen Calon Penjabat Eselon II selama Covid-19.
“Selepas lima hari kita menerima pendaftaran, kalau masih kurang itu diperpanjang waktu pendaftarannya. Selepas itu ada seleksi administrasi. Baru selepas itu diumumkan yang lolos seleksi administrasi dan ada uji kompetensi oleh assesor,” katanya.
Nantinya juga, ada tahapan wawancara dan makalah yang dilakukan dihadapan Panitia Seleksi (Pansel). Sebelum kita melaksanakan pengumuman awal, juga pihaknya akan membuatkan Surat Keputusan siapa saja yang akan menjadi Pansel. “Nanti Pansel itu yang akan melaksanakan seleksi administrasi, uji kompetensi, wawancara, hingga rekam jejak,” tutupnya.
Sebelumnya, Walikota Cirebon Nashrudin Azis usai Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon Senin (1/8) menyampaikan, untuk mengisi jabatan eselon II yang kosong akan digelar open bidding.
Namun pihaknya tak ingin open biding hanya penggugur kewajiban saja. Melainkan harus sesuai kebutuhan dan pas, agar jalannya roda pemerintahan berjalan dengan baik dan efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Proses open biding ada ketentuan-ketentuan yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Ketentuan tersebut disesuaikan oleh kebutuhan Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam menyusun kabinetnya,” kata Azis.
Azis mengungkapkan, hal itu yang belum selesai karena memang harapannya adalah setelah open biding eselon II dapat menghasilkan karya yang baik.
“Harus sesuai kebutuhan, bukan hanya asal open biding tapi tidak pas di dalam pelaksanaan dilapangannya,” ungkapnya.
Saat ini, menurut Azis, sedang proses seleksi alam atau non formal. Dimana, pihaknya sedang melihat siapa yang mampu bekerja dan siapa yang penuh semangat.
“Sedang saya lihat semuanya, sehingga bisa terlihat kemampuan dan wawasan calon kepala dinas tersebut,” ujarnya.
Terkait Plt Kepala Dinas Kesehatan, lanjut Azis, masih dijabat oleh Sekretaris dr Maria yang sedang melakukan ibadah haji.
“Tugasnya sudah dilimpahkan kepada Kabidnya agar tidak terjadi kevakuman dalam menjalankan tugas. Insya Allah maksimal Agustus atau September bisa selesai 6 posisi langsung bisa definitif,” pungkasnya. (Agus)


















































































































Discussion about this post