MAJALENGKA, (FC).- Endah nampak bingung dan sedih, melihat mmpat ribu lebih ekor ayam miliknya mati terpanggang. Peristiwa tersebut karena kebakaran di sebuah kandang ayam milimnya di Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka, Sabtu (23/7) dini hari.
Atas kejadian tersebut, Endah mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp500 juta lebih.
“Kandang tersebut terbuat dari kayu dan bambu berukuran kurang lebih 10×50 meter. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat dari alat pemanas atau oven yang digunakan untuk penghangat kandang,” ujar Kabid Damkar Majalengka, Dhani Eka Rahadian saat dikonfirmasi, Sabtu (23/7).
Dhani menjelaskan, atas kejadian tersebut luasan lahan kandang yang terbakar sekitar 90 persen. Bahkan, ayam potong di kandang sebanyak ribuan ekor berusia 7 hari mati terpanggang. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta lebih,” ucapnya.
Masih kata Dhani, petugas damkar yang mendapat laporan langsung mendatangi kejadian, dengan mengerahkan dua unit mobil damkar. Beruntung, peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya saja ada kerugian materi karena ayam dalam kandang yang ada di peternakan itu mati semua terpanggang,” jelas dia.
Sementara, itu Endah selaku pemilik ternak ayam, yang berlokasi di Dusun Leuwilenggik menuturkan, peristiwa terbakarnya kandang ayam miliknya pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar pukul 02.00 WIB.
Warga melihat kepulan asap ditambah suara ledakan datang dari arah kandang. Warga pun memberikan pertolongan untuk memadamkan api dengan alat seadanya, sambil menunggu Petugas Damkar Kabupaten Majalengka.
“Kejadianya pagi dini hari sekitar pukul 1.00 WIB, saat itu saya sedang tidur dan mendengar ada ribut-ribut, katanya kebakaran kandang ayam. Pas saya lihat api sudah membesar membakar kandang ayam yang didalamnya ada 4000 lebih ayam pedagang yang baru berusia 7 hari. Walau api bisa dipadamkan setelah petugas pemadam tiba di lokasi, namun ribuan ayam mati terpanggang, kerugian ditaksir Rp 500 juta lebih,” kata Endah, ditemui di lokasi kejadian. (Munadi)












































































































Discussion about this post