MAJALENGKA, (FC).- Setelah ramai di media baik Cetak, Online maupun Elektronik terkait pemberitaan keluarga Fuadin yang tinggal di Gubug bata, berlokasi di Blok Loji Desa Ligung Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, kini menuai banyak simpati dari berbagai pihak baik instansi pemerintah maupun instansi yang lain.
Setelah beberapa dinas dari Kabupaten Majalengka juga PWI Majalengka dan Polsek Ligung menyambangi sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga Fuadin, kini giliran dari Kemensos melalui Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD) Cibinong menyambangi kediaman Fuaidin yang tinggal di Blok Loji Desa Ligung, Minggu (8/1).
Kedatangan petugas dari Kemensos RI, diwakili oleh Abdul Rahman, untuk mengecek kebenaran berita yang sudah viral terkait keberadaan keluarga Fuadin beserta istri dan kedua anaknya yang hidup di gubuk bata karena tidak mempunyai tempat tinggal.
Selain mengecek keberadaan keluarga Fuadin, petugas dari BBRVPD Cibinong ini, juga memberikan bantuan yang diperlukan oleh keluarga tersebut.
Seperti Kompor gas berikut tabung gas 3kg, alat alat dapur, kasur, termos air panas, kebutuhan sekolah seperti baju, tas, sepatu, peralatan untuk sholat juga semen.
Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Abdul Rahman kepada Fuadin beserta istrinya Wiwin disaksikan perangkat desa setempat.
Kepada wartawan Abdul Rahman mengatakan, kedatangannya ke sini adalah menjalankan perintah pimpinan dalam hal ini Kemensos untuk melaksanakan Asesmen Pemerlu Pelayanan Kesejateraan Sosial (PPKS), dalam respon kasus di Desa Ligung Kabupaten Majalengka tentang ada keluarga yang tinggal di gubuk bata karena tidak mempunyai rumah atau tempat tinggal yang menetap.
Masih dikatakan Abdul Rahman, dirinya sempat kesulitan mencari alamat keluarga Fuadin, namun berkat nanya kesana kesini akhirnya ketemu juga.
“Saya datang dari Jakarta dari semalam mas (malam Minggu), membawa bantuan dari Kemensos untuk keluarga Fuadin, seperti kompor gas berikut tabung 3kg, kasur, alat alat dapur, keperluan sekolah, keperluan untuk sholat juga semen,” kata Abdul Rahman kepada wartawan, Minggu (8/1).
Diharapkan kata Abdul Rahman, bantuan ini bisa membantu beban bagi keluarga Fuadin. Terkait untuk Rutilahu informasinya sudah disiapkan oleh Pemkab Majalengka, sambil menunggu kelengkapan adminitrasi seperti KTP juga tanah yang tidak sengketa alias tanah hak milik.
Disamping itu juga, Abdul Rahman berjanji akan mengurus PKH setelah kelengkapan dipenuhi, seperti KK, KTP, Surat Nikah dan yang lainnya.
Ditempat yang sama, Kades Ligung Gunawan melaui Sekdes Yadi mengucapkan terimakasih kepada petugas dari Kemensos RI dan pihak lain yang telah membantu keluarga Fuadin. Semoga kebaikan ini bisa membawa berkah khususnya untuk keluarga Fuaidin.
“Saat ini adminitrasi kependudukan milik Fuaidin lagi diproses, Insya Allah tidak lama lagi KTP dan KK nya jadi, sehingga bantuan Rutilahu bisa segera terealisasi,” pungkas Sekdes Yadi singkat.
Sedangkan Fuadin didampingi istrinya Wiwin, merasa terharu atas simpati dari berbagai pihak. Dirinya berjanji akan memanfaatkan bantuan yang diterima dengan sebaik baiknya.
“Terima kasih kepada semuanya atas bantuan yang diberikan, semoga ini bermanfaat bagi kami sekeluarga,” ujar Fuadin. (Munadi).


















































































































Discussion about this post