MAJALENGKA, (FC).- Wacana pembentukan Provinsi Cirebon Raya yang saat ini tengah kembali digulirkan, wacana tersebut mendapat tanggapan dari Anggota DPR RI, Sutrisno.
Menurut mantan Bupati Majalengka itu, wacana tersebut bukan asal setuju atau tidak setuju merubah tatanan kehidupan bernegara.
Tetapi, kata dia, orientasinya pada bagaimana kehidupan rakyat dan harus ada kajiannya, bahwa perubahan tersebut akan mendorong peningkatan kehidupan rakyat.
“Ini adalah negara demokrasi yang berdaulat itu kan rakyat. Apa yang diinginkan rakyat, negara pasti akan mengikuti, manakala memang kajiannya sudah benar, itu dulu,” kata Sutrisno, Kamis (30/9).
Jangan hanya semangat emosional tapi tidak mengkaji dulu pemanfaatannya ke depan.
Bahkan, dikatakan dia, dalam prosesnya jangan melupakan sejarah seperti apa kata Bung Karno, Jangan Lupa Sejarah (Jas Merah) dan harus membawa perubahan yang signifikan.
“Apalagi kalau kembali kepada sejarah. Terus terang saja, Jawa Barat bisa seperti ini asalnya dari Cirebon dan kebudayaan Cirebon yang mengangkat Jawa Barat bisa seperti ini,” ujar Sutrisno yang juga bekas Bupati Majalengka dua periode itu.
Kemudian, lanjut dia, menyeberangi sampai ke Banten sana, bahwa di Banten anaknya raja Cirebon yang menjadi sultannya di sana.
“Tapi kan itu perlu kajian, itu aja konsep berfikirnya. Jangan hanya semangat emosial, datangin tuh para tokoh-tokohnya, para sesepuhnya. Minta pendapat dan diajak berbicara, seperti itu. Jangan hanya emosional supaya punya ruang untuk kehidupan dirinya, jangan kayak gituh,” tegasnya.
Sekarang sudah merdeka sudah maju, menurut Sutrisno, bagaimana ke depan apa yang kurang buat rakyat Cirebon. Bagaimana kalau terjadi mandiri? Itu yang menjadi pertanyaan semua.
Dirinya akan akan menyikapi manakala ada yang menyampaikan kepadanya soal pembentukan Provinsi Cirebon Raya.
“Semenjak saya jadi bupati, saya sudah minta dan tidak pernah ada yang bisa menjawab pertanyaan saya. Yang terlihat banyak semangatnya saja,” ujarnya.
Masih dikatakan Sutrisno, dirinya siap diajak bicara terkait pembentukan Provinsi Cirebon, karena bagaimanapun juga dirinya adalah warga Jawa Barat.
“Sekarang kalau memang ingin pendapat saya, ayo diskusi dengan saya, sampaikan kajiannya seperti apa bagaimana ke depan. Jangan hanya semangat dari sisi politik supaya memiliki ruang politik, tapi tidak pernah dipikirkan bagaimana rakyatnya ke depan,” tambah Sutrisno terkait wacana Provinsi Cirebon Raya. (Munadi)












































































































Discussion about this post