KAB. CIREBON, (FC).- Delapan anggota DPRD Kabupaten Cirebon dinyatakan positif terpapar Covid-19. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Moh Luthfi tidak akan mengambil kebijakan lockdown.
Pasalnya, masih banyak agenda yang tidak bisa ditunda. Salah satu diantaranya adalah penetapan APBD. Oleh karenanya, Luthfi menetapkan akan dilaksanakan Work From Home (WFH) 75 persen.
Baca Juga: Kantor DPRD Kabupaten Cirebon Dibuka Kembali
“Karena kan memang banyak agenda yang tidak bisa ditunda. Terutama terkait dengan penetapan APBD, kebijakan umum anggaran, plafon prioritas sementara. Yang pasti, kita taat sesuai dengan instruksi, melakukan pembatasan kegiatan di luar kantor sampai situasi terkendali,” terangnya, Selasa (29/6).
Menurutnya, saat ini ia langkah terbaik dan efektif adalah WFH sebanyak 75 persen. “Saya kira kalau saya pribadi lebih mendorong untuk WFH 75 persen. Kegiatan prioritas tetap berjalan dan yang tidak prioritas di rumah,” ucapnya.
Ia menyebutkan, apabila langkah saat ini harus diambil dengan baik. Sehingga, agenda-agenda yang ada tidak terganggu oleh lockdown. Namun, tetap dengan mendukung dan mendorong program Pemda menanggulangi masalah Covid-19.
“Jadi, saya kira bijak supaya agenda-agenda pembahasan anggaran tidak terganggu karena lockdown. Karena, konteksnya penanggulangan Covid-19 lagi baik. Maka, kita support penuh dan kita dukung,” pungkasnya. (Sarrah)
















































































































Discussion about this post