KAB. CIREBON, (FC).- Di masa pandemi Covid-19, penjualan domba di Kampung Domba Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon tetap ramai. Terlebih menjelang Idul Adha ini.
Begi, salah satu dari delapan pemuda pendiri Kampung Domba itu mengatakan, dalam beberapa minggu ini sudah ada 19 ekor domba yang telah dibooking.
Penjualan dilakukan baik secara online maupun offline. Mereka mengambil domba dari peternak.
Domba ini tidak langsung dikirimkan kepada pembeli, pihaknya memberi layanan perawatan gratis sebelum mendekati hari Raya Idul Adha.
“Alhamdulillah kita mulai dari awal bulan Juni sudah banyak yang laku untuk Idul Adha. Kita juga memberi fasilitas bagi warga yang membeli, gratis pemeliharaan hingga hari H (Idul Adha),” paparnya, Selasa (22/6).
Pihaknya juga, mayoritas mengandalkan pada penjualan online. Meskipun, begitu penjualan offline tetap menjadi metode yang pasti dipakai. “Kita kebanyakan online sih lewat Instagram, WhatsApp, dan lainnya,” ucapnya.
Dibeberkannya, pada tahun lalu pembelian cukup menurun. Pasalnya, hari raya kurban lalu hanya 60 ekor domba yang terjual. Oleh karenanya, melihat situasi kondisi di awal sekarang sudah banyak pembeli. Dirinya yakin, per 2 minggu jelang hari H, pembelian akan melonjak.
“Pembelian melonjak pasti pas kita buka stand nanti per 2 minggu, tepatnya H-2 dan H-3,” celetuknya.
Masih kata Begi, konsumen yang membeli dombanya cukup beragam kemauannya. Ada yang menginginkan domba yang berisi, yang memiliki tanduk yang besar, ada yang menginginkan biasa dan lainnya. “Konsumen itu variatif, daging banyak, tanduk dan badannya bagus,” sebutnya.
Ia menyampaikam, tidak hanya dari wilayah III Cirebon, pembeli dari luar kota pun tak jarang membeli untuk diserahkan ke panti asuhan terdekat yang sudah menjalin kerja sama dengan pihaknya. Seperti Depok, dan Cikampek.
“Ada dari Depok dan Cikampek. Kita kan ada kerja sama dengan salah satu panti asuhan di Cirebon. Nah kalau dari luar kota kan nggak mungkin kesini, mereka punya permintaan untuk diberi ke panti asuhan,” ungkapnya.
Adapun jenis domba yang dijual dengan berat hidup domba yang dijual berkisaran 20 sapai 25 kilo dengan rate harga 2 jutaan dan 50 kilo dengan harga 6 jutaan.
“Yang diutamakan tetap jantan. Dengan harga jual 2 sampai 6 juta, dan Bobot 23-25 kilo bisa sampai 70 kilo,” tuturnya.
Terakhir disampaikannya, harga yang paling banyak diburu warga sendiri berkisar di angka 2,5 juta dan 3,5 juta rupiah per dombanya. Untuk pengiriman ia memberi layanan free ongkir. (Sarrah)
















































































































Discussion about this post