INDRAMAYU, (FC).- Penuhnya Bed occupancy ratio (BOR) atau tempat tidur perawatan pasien Covid-19 di Kabupaten Indramayu, membuat bupati berencana akan menambah ruang isolasi perawatan pasien Covid-19. Kondisi ini menyusul terus terjadinya lonjakan angka kasus Covid-19 di Indramayu.
Pemerintah pun rencananya akan memanfaatkan Gedung Asrama Haji Indramayu sebagai tempat isolasi pasien. Rumah Sakit Permata Medical Centre (PMC) Indramayu yang terletak di Jalan Raya Panyindangan juga rencananya akan dijadikan sebagai alternatif tempat isolasi.
Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan membuka RS Permata Medical Center (PMC) di Kecamatan Sindang dan Wisma Haji di Kecamatan Indramayu untuk dijadikan RS Rujukan tambahan.
“Dimanfaatkannya Gedung Asrama Haji untuk perawatan pasien yang terkonfirmasi Covid-19, untuk mengantisipasi bilamana terjadi adanya lonjakan pasien Covid-19. Namun, yang kita harapkan tidak ada lagi pasien Covid -19. Tentunya virus tersebut segera cepat hilang,” harapnya, Selasa (22/6).
Dikatakan Nina, untuk di Asrama Haji nanti disiapkan 50 bed yang disediakan dan untuk di PMC ada 26 bed. Menurutnya, dikedua tempat tersebut nantinya akan dijadikan untuk perawatan pasien Covid-19 yang mengalami gejala.
“Selain penambahan BOR , kita juga menambah Sumber Daya Manusia (SDM) seperti dokter dan perawatan di puskesmas akan diperbantukan di rumah sakit,” ungkapnya.
Dia menambahkan, pemda berencana akan melakukan perekrutan untuk menambah jumlah tenaga kesehatan. “Kita juga menambah SDM yang terlibat, termasuk dokter umum dan relawan. Kita harus sama-sama peduli,” ujarnya.
Bupati Nina menegaskan, upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19 terus dilakukan secara masif. Saat ini Dinas Kesehatan bersama tim Satgas covid-19 dibantu TNI dan Polri sedang melakukan vaksinasi diseluruh wilayah hingga pelosok desa Kabupaten Indramayu.
“Kami menghimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Covid-19 dapat dicegah ketika kita selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan mematuhi prokes,” tandasnya.
Berdasarkan data pantauan Covid-19 di Kabupaten Indramayu, hingga hari ini tercatat total kasus Covid-19 sudah mencapai 10.147 orang.Dengan rincian, 1.434 orang masih menjalani perawatan, 8.427 orang sembuh, dan 286 orang meninggal dunia.
Lonjakan kasus ini pun turut membuat keterisian Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tempat tidur perawatan pasien nyaris penuh. Sampai hari ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu mencatat dari total 329 BOR di berbagai RS rujukan, sebanyak 301 diantaranya sudah terisi. (Agus)














































































































Discussion about this post