KUNINGAN, (FC).- Harian Umum Fajar Cirebon bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif RI dan Bank Indonesia serta Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menggelar Forum Group Disscusion (FGD) dengan tema “Ngawangun Wisata Kuningan Ku Digital” di ruang Rapat Linggarjati Setda Kuningan, Rabu (26/5).
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno secara daring mengucapkan rasa syukur karena bisa ngariung (berkumpul) membicarakan wisata Kuningan di tengah pandemi dan sulitnya ekonomi. Kita harus mampu bangkit dan pulih.
“Kebangkitan ekonomi kita harus dilakukan bersama dengan tiga G, yaitu Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama) dan Gaspoll (garap semua potensi),” ungkap Sandi.
Menurutnya, ditengah turunnya wisatawan domestik akibat pandemi ini, maka harus hadir dengan program yang berkeadilan, yang mampu menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Setidaknya harus tingkatkan skill, tingkatkan keterampilan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga bisa menyelamatkan lapangan kerja.
“Kita di Kemenparekraf, ada program tranformasi digital, virtual tour, nah ini Kuningan nanti kita akan buat, semacam virutal reality, ini menarik sekali, tempat tempat wisata kita combine. Kemudian ada master class, menjual barang online, dengan konten video, lalu ada bedah kemasan kuliner akan kita bedah agar lebih kekinian. Lebih memiliki daya jual, konsepnya inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” jelas Sandi.
Kemudian, aplikasi untuk booking online, peta digital juga harus sedia, termasuk pembayaran dengan E – Wallet atau QRIS.

“Mari kita tingkatkan digitalisasi tempat – tempat wisata yang sudah keren banget di Kuningan ini agar mampu menjadi penggerak ekonomi kita,” kata Sandi
Bupati Kuningan H. Acep Purnama yang hadir langsung menyampaikan terimaksih bisa bekerjasama dalam rangka pengembangan potensi pariwisata di Kuningan, yang sesuai dengan Rencana Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2005 – 2025 yang sedang dan sudah dirintis, maupun yang akan dirintis, bahkan yang sudah terlaksana.
“Semua tidak terlepas dari kerja keras kita bersama, satu sisi infrastruktur harus kami perbaiki, agar pengunjung merasa aman dan nyaman, sisi lain obyek yang dituju harus kami bangun agar ada kepuasan dan kenyamanan. Sisi lain Kuningan juga menyajikan suguhan kuliner makanan, baik UMKM ekonomi kreatif dan keramahtamahan yang kami jaga,” ungkap Acep.
Acep menyebutkan saat ini sedang menggeliat beberapa obyek wisata atas uluran dari Pemprov Jabar, seperti Waduk Darma, dan Alun-alun Kabupaten (Taman Kota).
Bahkan beberapa titik alun-alun lain yang sedang dikembangkan sebagai pusat wisata, kuliner, ekonomi kreatif (ekraf) dan sebagainya.
“Meski berat, tapi saya yakin Bang Sandi atau Pak Menteri ini akan membimbing kami,” harap Acep. (Ali)












































































































Discussion about this post