KUNINGAN, (FC).- Sudah ada sekitar 72 ribu anak di Kabupaten Kuningan yang sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu Identitas anak bersifat wajib dimiliki setiap anak usia nol sampai 17 tahun kurang sehari.
Penjelasan ini disampaikan langsung oleh Bupati Kuningan, H Acep Purnama, saat membuka rangkaian kegiatan HUT IGTKI ke-71, IGTKI bersama Dinas Pendidikan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuningan mangadakan kegiatan pelayanan Kartu Identitas Anak kepada siswa taman kanak-kanak atau TK se-Kabupaten Kuningan.
“Allhamdulilah, hari ini ada salah satu aktivitas kegiatan dari pemerintah daerah melalui Disdukcapil terkait dengan pembuatan Kartu Indentitas Anak (KIA),” ungkap Bupati, Senin (24/5).
Menurut Bupati, KIA ini sangat bermanfaat bagi anak untuk mendaftar sekolah, BPJS, Imigrasi, klaim asuransi, sampai mencegah perdagangan anak.
Lebih lanjut, kata Bupati, kegiatan ini salah satu bentuk pelayanan yang wajib diberikan kepada masyarakat sebagai pengganti administratif kependudukan khusus nya untuk anak-anak.
“Anak-anak harus kita lindungi, apalagi terkait dengan identitas administrasi kependudukan,” tegasnya.
Sebelum mengakhiri sambutnya, Bupati menghimbau kepada seluruh orang tua agar anaknya memiliki KIA, dengan mengajukan permohonan ke Disdukcapil, dan tanpa dipungut biaya, baik secara sendiri ataupun kolektif melalui sekolah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Disdukcapil, Yudi Nugraha melaporkan bahwa, kegiatan ini di gelar selama delapan hari mulai Senin, (24/5) sampai Senin (7/6) setiap jam kerja, mulai jam 09.00 sampai 15.00.
Sasaran kegiatan, menurut Kadis Dukcapil, mengutamakan siswa-siswi TK se-Kabupaten Kuningan, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk anak-anak lainnya juga bias.
“Dengan target pelayanan program kerjasama ini yaitu sebanyak 1.000 anak,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan, penyerahan secara simbolis dokumen kartu identitas anak kepada siswa-siswi TK, oleh Bupati Kuningan bersama Bunda Paud Kabupaten Kuningan. (Bambang)











































































































Discussion about this post