MAJALENGKA, (FC).- Sebanyak lima pejabat publik di Kabupaten Majalengka gagal menerima vaksin Covid-19, Senin (1/2).
Kelimanya adalah Bupati Majalengka, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majalengka, Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Direktur RSUD Majalengka dan Direktur RSUD Cideres. Vaksinasi tersebut dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Majalengka.
Mereka gagal menerima vaksin karena faktor usia dan kesehatan. Namun demikian, kelimanya mengikuti proses screening sebelum dinyatakan tidak lolos.
Adapun anggota Forkopimda yang pertama divaksinasi adalah Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana. Kemudian Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Andik Siswanto, Kapolres Majalengka AKBP Syamsul Huda, selanjutnya, perwakilan dari IDI Kabupaten Majalengka.
“Saya tidak takut divaksin. Namun, karena faktor usia, jadi saya gagal disuntik vaksin,” ungkap Bupati Karna.
Bupati menyampaikan sampai sekarang, vaksin Covid-19 itu aman dan telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahkan sudah lulus uji klinis yang dilakukan oleh para ahli terkait manfaat dan keamanannya.
Dalam pelaksanaannya, vaksinasi di Kabupaten Majalengka dilakukan sesuai dengan pedoman juknis dengan standar operasional yang sudah ditentukan oleh pemerintah yang dimulai dengan pendaftaran, screening, penyuntikan vaksin dan observasi selama 30 menit pasca penyuntikan vaksin Covid-19.
Terpisah seorang tenaga kesehatan di Kabupaten Majalengka menyatakan kesiapannya untuk menerima suntikan vaksin sinovac.
Karena diketahuinya vaksin ini aman dan telah lolos BPOM serta mengantongi sertifikat halal dari MUI.
“Vaksin ini kan buat kekebalan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang virus, khususnya virus corona atau biasa disebut Covid-19, kenapa harus takut. Jadi mari kepada masyatakat kita sukseskan vaksinasi untuk menyelamatkan masyarakat dari sebaran wabah Covid-19,” ujar Tenaga Kesehatan yang mengaku bernama Diah. (Munadi)
















































































































Discussion about this post