MAJALENGKA, (FC).- Demi mendongkrak kreativitas masyarakat, Kabupaten Majalengka akan segera miliki akademi komunitas. Hal itu sebagai tindak lanjut dari status daerah yang aman menjadi salah satu kabupaten kreatif versi Bekraf pada tahun 2019 lalu.
Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan pihaknya saat ini sudah menyiapkan beberapa langkah untuk pembangunan akademi tersebut. Dalam pelaksanaannya, jelas dia, nantinya akan ada pendampingan dari pemerintah pusat.
“Akademi komunitas. Jadi kita sudah sikapi, pertama dengan membentuk tim pengkaji. Dari tim pengkaji itu harus dihasilkan proposal, nanti diguide oleh Kementerian,” ujar Karna saat dikonfirmasi sejumblah wartawan, Sabtu (17/10).
Persiapan selanjutnya, sambung dia, pemerintah juga sudah menyiapkan beberapa alternatif lokasi untuk pembangunan akademi itu. Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura jadi salah satu pilihan lokasi akademi tersebut.
“Yang berikutnya kita harus menyiapkan lahan, dan lahan itu harus alternatif 1, 2, 3. Nanti dari sana tim akan menilai, mana yang paling cocok. Sekitar 5-10 hektar kita sudah siapkan, ini peluang,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Harian Komite Ekraf, Ginggi Syar Hasyim menyampaikan, nantinya ada beberapa bidang yang menjadi prioritas di akademi itu. Keramik jadi salah satu bidang yang masuk ke dalam daftar prioritas.
“Yang lebih spesifik mah, keramik. Guru-gurunya dari Galeri dari Korea. Harapannya setelah lulus nantinya bisa kerja sama bareng mereka.” Tuturnya.
Kalau di Jakarta ada yang namanya Indoestry. Di sana ada empat bidang, kayu, logam, keramik, sama kaca. Kalau di kita mungkin logam, kayu, keramik dan multi media,” jelas Ginggi.
Untuk lebih memaksimalkan fungsinya, lanjut Ginggi, di akademi juga itu nantinya akan dilengkapi dengan asrama dan cotage. Sehingga, akademi itu bisa juga jadi study course.
“Tahun 2021 pemetaan-pemetaan konsep dan sebagainya, termasuk kelembagaan. Tahun 2023 sudah jalan. Untuk nantinya nama akademinya apa, belum ada. Yang pasti akademi ini untuk menggali kreativitas,” katanya. (Munadi)















































































































Discussion about this post