KAB. CIREBON, (FC).- Status zona Kabupaten Cirebon yang masih belum menentu artinya masih berubah-ubah, kemarin merah dan saat ini berada di zona orange atau resiko sedang. Membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka masih belum bisa dipastikan segera dilaksanakan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengaku sudah meminta Dinas terkait (Dinas Pendidikan,-red) Kabupaten Cirebon untuk menentukan sikap secara bersama-sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik,-red) lainnya di wilayah Ciayumajakuning.
“Caranya, Disdik se-Ciayumajakuning rapat. Hasilnya apa, kita masih menunggu. Karena tidak baik juga ketika daerah lain tidak menyelenggarakan, kita menyelenggarakan KBM tatap muka. Itu harus diambil sikap bersama, setidaknya sewilayah Ciayumajakuning harus satu pemikiran,” kata Rahmat Sutrisno, Rabu (14/10).
“Jika sudah ada sikap yang sama dari Disdik daerah lain, maka tahap selanjutnya akan dibawa dalam rapat ditingkat kepala daerah,” tambahnya.
Rencana uji coba KBM tatap muka untuk wilayah yang masuk zona hijau (Kecamatan di Kabupaten Cirebon,-red) sebenarnya masih belum final karena dalam taraf pertimbangan, karena ada kekhawatiran terjadinya klaster baru.
“Jadi bukan dibuka, rencana itu menjadi uji coba, itu masih dalam pertimbangan,” kata Rahmat.
Sebelumnya, Disdik Kabupaten Cirebon bakal melaksanakan KBM tatap muka. Pelaksanaannya nanti, dipastikan hanya di wilayah yang zero kasus Covid-19 saja. Selain itu, pelaksanaanya juga tidak bisa dilakukan semua sekolah dan semua kelas. (Ghofar)















































































































Discussion about this post