KAB. CIREBON, (FC).- Setelah 10 hari di lockdown, dikarenakan ada salah satu perangkat Desa yang terkonfirmasi positif covid-19, Balai Desa Getrakmoyan Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon segera aktif kembali.
Kuwu Getrakmoyan, Junandi mengatakan, pihaknya akan kembali membuka balai desa pada hari ini, Senin (14/9). “Insha Allah Senin balai desa sudah dibuka dan melayani warga kembali,” ungkapnya kepada FC, Minggu (13/9).
Junandi menjelaskan, pihaknya menutup pelayanan masyarakat di balai desa selama 10 hari bukan hanya karena ada salah satu perangkat desa yang positif Covid-19, tapi juga warga yang terkonfirmasi positif covid-19 dan meninggal.
“Jadi ada juga warga kami yang meninggal dan ternyata positif covid akhirnya kami perangkat desa termasuk saya kuwu yang ikut mengurus jenazah juga melakukan isolasi mandiri,” tuturnya.
Namun setelah menjalani isolasi mandiri, dirinya bersama perangkat desa lainnya dinyatakan negatif covid 19. “Kita semua sudah dilakukan pemeriksaan dan alhamdulillah negatif semua,” ujarnya.
Junandi mengungkapkan untuk satu perangkat Desa yang terkonfirmasi positif covid 19 tidak berkaitan dengan warga yang meninggal.
“Jadi untuk perangkat Desa yang positif covid itu setelah dia bepergian keluar kota, namun alhamdulillah suami dan anak dari perangkat desa tersebut negatif hanya perangkat desa satu saja yang positif covid,” tuturnya.
Saat lockdown balai desa, pihaknya melakukan penyemprotan disenfektan di sekitar area balai desa. “Kami pastikan pelayanan masyarakat berjalan di masing-masing rumah perangkat desa selama balai desa tutup, di balai desa kita lakukan penyemprotan disenfektan,” ungkapnya.(Nawawi)
















































































































Discussion about this post