KOTA CIREBON, (FC).- Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, M. Arskal Salim menjadi pembicara dalam seminar yang bertema ‘Seminar Akselerasi Guru Besar dan Transformasi IAIN Menuju UIN IAIN Syekh Nurjati Cirebon’.
Seminar tersebut dilaksanakan di ruang auditorium, gedung SBSN, FITK IAIN SNJ Cirebon, Selasa (4/8).
IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki dosen sebanyak 433, dengan kualifikasi, 10 Guru Besar, 82 Lektor Kepala Senior, 147 Lektor, dan seluruhnya Asisten Ahli, serta Tenaga Pendidik. Karena itu sebagai sebuah kebutuhan yang menjadi syarat mutlak untuk menuju UIN, diharapkan memiliki minimal 10% yang menjadi Guru Besar dalam suatu perguruan tinggi.
Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI, M. Arskal Salim menyampaikan 2 hal, yaitu ada proses akselerasi Guru Besar dan proses transformasi, yang akan dimulai dari proses akselerasi terlebih dahulu, karena salah satu syarat IAIN Cirebon menjadi UIN Cirebon adalah adalah tercukupnya Guru Besar.
“Kalau kita mau konsisten, harus didorong dan saling mensuport, agar jumlah Guru Besar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon bertambah setiap tahunnya di masing-masing fakultas. Jika pada 1 fakultas saja sudah ada 5 Guru Besar, maka IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan menjadi perguruan tinggi yang semakin berkualitas,” tegasnya.
Lanjut Arskal, problem utama yang sering menjadi kendala penyebab penundaan Guru Besar atau bahkan tidak bisa, itu semua karena secara khusus artikel jurnal dan indeks harus baik.















































































































Discussion about this post