KUNINGAN, (FC).- Seperti diberitakan sebelumnya, pasca terkonfirmasi hasil swab massal gelombang pertama dari 390 spesimen ada 9 orang dinyatakan positif swab.
Dari 9 orang yang dinyatakan positif dari 6 kecamatan yang ada di Kabupaten Kuningan itu, rata-rata merupakan perangkat desa dan salah satunya adalah tenaga kesehatan yakni Bidan di salah satu Puskesmas di Kabupaten Kuningan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kuningan, Widyani menjelaskan sejak ada pandemi Covid-19 , IBI Kuningan sudah mengambil langkah-langkah dalam upaya pencegahan terpaparnya Bidan yang memberi layanan di garda terdepan (baik para bidan di desa, bidan yang bekerja di Puskesmas , bidan yang bekerja di RS , maupun bidan praktik mandiri)
“Langkah awal kami lakukan sosialisasi/edukasi agar para bidan pemberi layanan harus proteksi diri dengan memperhatikan sop : menggunakan APD mulai dari masker, face shield/ kacamata Google, sarung tangan, baju Hazmat/ Appron, cuci tangan pakai sabun/ handsanitezer,” jelasnya
Selain Bidannya, menurut Widyani, untuk pasien yang akan dilayani diharuskan cuci tangan, pakai masker dan ukur suhu.
“Selanjutnya secara bertahap kami sedikit memberi bantuan APD yg dibutuhkan, mulai dari masker, handshoap, sarung tangan sampai baju hazmat walau secara jumlah belum mencukupi , dan untuk waktu dekat ini , IBI juga akan memberi bantuan lagi baju hazmat dan face Shield diutamakan untuk bidan praktik mandiri,” lanjutnya
Selain itu, IBI Kuningan juga menghimbau agar para Bidan tersebut super hati-hati. Bahkan ada juga yang menutup praktik mandirinya atau membatasi menerima pasien, atau pasien-pasien lebih diarahkan untuk konsultasi saja via Whatsapp kalau tidak darurat.
“Namun aktifitas bidan tidak hanya ngurusin pasien, mereka juga ada keperluan lain, jadi kami tidak tahu teman kami yang terpapar itu dari mana, saat kapan dan oleh siapa?, Warning untuk bidan harus patuh protokol kesehatan,” pungkasnya. (Bambang)
















































































































Discussion about this post